What are you looking for?

Wednesday, October 26, 2016

Forest Secret Lipstick

Pada postingan kali ini, aku akan mereview lipstick herbal yang baru 2 tahun berada di Indonesia. Yap! Forest Secret merupakan brand produk make up yang berasal dari Singapura. Produk make up Forest Secret sudah dipasarkan di Singapura, Malaysia, dan Brunei. Seperti namanya, lipstick ini mengandung bahan-bahan alami dan hanya bertahan selama 2 tahun (see Berita Forest Secret). Sebenarnya Forest Secret menjual berbagai produk make up dengan harga cukup terjangkau. Kamu bisa melihat facebook Forest Secret ID. Kali ini aku mau bahas lipstick Vogue Series.


Vogue Series memiliki 4 shade yaitu; Spirited Pink, Pinkish Heart, Pearlish Brown, dan Cherry Cherry. Harganya cukup terjangkau yaitu idr 35k dan mudah ditemukan di apotek kecantikan (Watson, Guardian, etc, -red).

Kemasan tampil elegan dengan warna hitam dan garis emas. Namun, kemasan sedikit bulky, sehingga kurang praktis untuk dimasukkan ke dalam pouch kecil.


Lipstick lumayan lembut dan melembabkan sehingga cocok untuk bibir kamu yang gampang kering. Ketahanannya tidak kalah dengan lipstick brand lain dengan kisaran harga yang sama. Tidak mudah hilang setelah makan.



Beginilah tampilan warna saat shade Spirited Pink diaplikasikan. Warnanya sedikit terang dan berani.

What is your lips type?

Hello readers!

Pada postingan kali ini, aku mau mereview tiga jenis lip pen matte yaitu Wardah Longlasting Lipstick, Mineral Botanica Lip Cream, dan Wardah Lip Cream.

Apa sih bedanya lipstick matte dan lip cream?

Lipstick merupakan produk komestik yang mengandung pewarna, minyak, lilin, dan emolien (Wikipedia). Bentuknya batangan padat dan langsung diaplikasikan ke bibir. Lipstick memiliki berbagai macam hasil akhir dari glossy sampai matte. 

Berbeda dengan lipstick, lip cream merupakan produk kosmetik ..... ups. Sayang sekali tidak ada di Wikipedia. Anyway, lip cream berupa krim dan butuh aplikator untuk pemakaiannya. Lip cream umumnya memberikan hasil akhir matte.

Okay, sekarang kita masuk ke dalam sesi review. Produk pertama yang aku review yaitu Wardah Longlasting Lipstick.

Kemasan produk tidak terlalu panjang dan termasuk berukuran ramping. Mudah sekali untuk masuk pouch dan dibawa kemana-mana (mengingat hal yang paling sering di touch up ada bibir!)

 Lipstick ini tidak mudah patah dan lembut.

 Wardah Lipstick Matte memiliki 12 shade!

01. Fabulous Pink
02. Pink Sorbet
03. Simply Brown
04. Antique Pink
05. Fuchsia Fever
06. Touch of Red
07. Raspberry Rip
08. Red Velvet
09. Vibrant Red
10. Stylish Mocca
11. Cherrie Glam
12. Lustrous Red

Yang aku review ini merupakan shade 08 Red Velvet.

Kurang lebih, beginilah warna dari shade 08 setelah diaplikasikan. Warnanya merah cerah dan sedikit memberikan efek matte. Tidak mudah membuat bibir kering karena mengandung jojoba oil dan vitamin E. Produk ini mengklaim untuk tahan 8 jam. Kamu bisa mendapatkan lipstick ini dengan harga IDR 46k.

Tebak setelah ini aku mau review apa? Yap! Kita bakalan pindah ranah ke lip cream. Mineral Botanica Lip Cream Review!

Kemasan sedikit bulky. Ukuran panjangnya sedang. Yang menarik dari kemasan, terdapat contoh warna shade yang ditutup kaca sehingga mudah untuk memilih tanpa harus hafal nama dan kode shade. Contoh warna pada kemasan sesuai dengan shade aslinya (khususnya untuk shade 006 Plum Fairy).

Berikut tampilan ingredients yang terdapat pada lip cream. Salah satu ingredients-nya yaitu Castor Oil. Mungkin bahan ini yang membuat lip cream tidak kering di bibir. Hebatnya, lip cream Mineral Botanica tetap menghasilkan hasil akhir yang cukup matte.

Kuas aplikator cukup lembut. Ujung kuas sedikit meruncing, jadi tetap bisa menghasilkan cupid bibir yang presisi. Krim cukup kental dan saat dipaplikasikan langsung pigmented. Jadi nggak perlu berkali-kali celup. Ada wangi krim yang menyenangkan tetapi tidak tercium setelah diaplikasikan.
Lip cream ini terdapat 12 shade:
001 Crimson Heart
002 Champagne Beige
003 Pink Parfait
004 Fantasy Fuschia
005 Sweet Honey
006 Plum Fairy
007 Apple Berry
008 Pinky Beige
009 Pinky Orange
010 Orchid Pink
011 Merlot
016 Mauve

Kenapa nggak ada nomor 012 malah langsung 016? Kabarnya, shade lip cream ini akan ditambah menjadi 20 shade! Nggak sabar buat lihat pilihan warna barunya :)

\
Yang aku pakai ini shade 006 Plum Fairy. Warna aslinya sedikit keunguan. Pertama kali pemakaian agak terasa lengket di bibir. Namun setelah beberapa jam kemudian, rasa lengket akan hilang. Hasil akhirnya cukup matte. Kamu bisa dapetin produk ini dengan harga IDR 52k. Untuk ketahannya, kurang lebih 5 jam.

Terakhir dari postingan kali ini, yaitu Wardah Lip Cream Review!

Kemasannya menarik dan tidak terlalu bulky (walaupun tetap menurutku berukuran besar untuk dibawa kemana-mana). Uniknya, tampilan luar merupakan warna dari shade sehingga kita dimudahkan untuk memilih warna tanpa harus membuka kemasan. Warna yang ada dikemasan sesuai dengan warna asli shade.

Terdapat 12 shade Wardah Lip Cream:
001 Red-Dicted
002 Fushionately
003 See You Latte
004 Pink Me
005 Speachless
006 Feeling Red
007 Hello Ruby
008 Pink Credible
009 Mauve On
010 Berry Pretty
011 Oh So Nude
012 Plum It Up

Kuas aplikator sedikit meruncing, jadi tetap bisa membuat cupid bibir presisi. Kuas juga lumayan lembut. Tekstur lip cream tidak terlalu kental. Aku butuh dua kali celup untuk memoles rata seluruh bibir. Aromanya kurang enak jadi jangan dicium yaa :P

Setelah diaplikasikan, warna langsung pigmented. Sedikit terasa kering di bibir. Yang aku pakai ini shade Speachless. Lip cream ini lumayan tahan lama, bisa lebih dari 5 jam. Kamu bisa dapatkan produk ini dengan harga IDR 59k.

What is my favourite?

Mineral Botanica! Pada dasarnya aku suka bibir aku terkesan matte. Lalu produk ini wanginya enak dan nggak bikin bibir kering. Walaupun kurang tahan lama tapi yang penting bibir tetap sehat kan?

Best,
Ayu


Thursday, October 20, 2016

Bibir penuh pesona!

Siapa yang belum kenal Oriflame? Aku rasa sebagian besar wanita Indonesia sudah mengenal berbagai macam produk Oriflame. Kalau jaman aku sekolah dulu, dari SMA sudah banyak yang menawarkan produk oriflame kepadaku. Bagaimana kalau anak sekolah sekarang?

Aku memakai beberapa produk oriflame (see Kajal Review and Tender Care Review). Kali ini, aku mau bahas Oriflame Lip Liner the One. Mengapa kita butuh lip liner? Agar bibir kita terlihat lebih full dan membuat lipstick tetap pada tempatnya alisa tidak keluar area bibir. Aku termasuk orang yang memiliki bibir tebal, namun aku tetap pede untuk bisa memakai lip liner agar bibirku terlihat full. Anyway, berikut sedikit tips penggunaan lip liner sesuai ketebalan bibir kamu:

1. Jika bibir kamu tebal, aplikasikan lip liner di tepi dalam bibir kamu. Bibir kamu akan tetap full tanpa harus menjadi dower.
2. Jika bibir kamu tipis, aplikasikan lip liner di tepi luar bibir kamu. Ini akan memberikan efek fuller.


Begini lah bibirku setelah menggunkan lip liner (mohon abaikan laki-laki aneh di belakang). Tidak tampak terlalu tebal kan?


The One Lip Liner memiliki 8 shade. Ada nude rose, spicy nude, perfect pink, clover haze, vibrant pink (yang aku pakai), coral ideal, real red, dan smoke red. Aku pilih vibrant pink karena warna ini yang paling masuk ke semua shade lipstick aku. Kebetulan lipstick yang aku punya yaitu shade pink sampai merah. I give a thumb up for lip liner The One karena memberikan gambaran warna (pada bawah kemasan) tepat sesuai dengan warna asli lip liner.


Ukuran lip liner ini standar dan cukup mudah untuk dibawa kemana-mana. Tutupnya cukup rapat sehingga tidak perlu khawatir terbuka saat dibawa berpergian. 


Penggunaan lip liner sama seperti lipstick pada umumnya, tinggal putar bagian atas produk (bagian yang lebih ramping).


Anyway, lip liner ini cukup lembut namun tetap mudah diaplikasikan pada tepi bibir. Lip liner ini mudah di-blend dengan lipstick sehingga garis bibir dapat tersamarkan dan terlihat natural. Karena hanya di tepi bibir dan kebetulan bibirku tebal, jadi saat makan tidak mudah terhapus, Lip Liner The One ini bisa tahan 5 jam kurang lebih (lebih awet dari lipstick biasa). Bagi kalian yang berbibir tipis dan menggunakan lip liner ini boleh banget sharing dengan comment di postingan ini ya!


Semua yang aku sebutin di atas udah pro-nya dari produk ini ya. Cons nya paling karena harus pesan dulu dan terkadang suka cepat habis. Harganya idr 69k namun aku beli saat lagi diskon yaitu idr 55k. 

Comments are very welcome!

Love,
Ayu




Touch up alis dimana saja!

Amerika terkenal dengan berbagai produk make up-nya yang berkualitas. Salah satu produk make up favorit yaitu Benefit. Bagi yang belum pernah mendengar Benefit, kamu harus lihat website-nya. Bukan hanya produk yang berkualitas, namun kemasannya menarik dan lucu banget. Pasti kamu jadi pengen koleksi semua make up-nya. Kali ini aku mau mereview salah satu produk mereka yang memenagkan award yaitu Gimme Brow Volumizing Eyebrow Gel


Lihat deh, ukurannya kecil kan? Praktis banget dibawa kemana-mana bahkan bisa masuk dompet hahaha. Jadi kamu bisa touch up alis kamu dimana pun.


Aplikatornya berupa sisir alis. Sisir alis ini lumayan lembut dan dapat meratakan gel dengan mudah.


Terdapat 3 shade untuk eye bro gel ini. Kodenya 1 (light), 3 (medium), dan 7 (deep). Aku pakai yang nomor 3. Menurutku, shade nomor 3 cocok untuk yang alisnya tidak terlalu tebal. Shade ini masih coklat muda menurut aku. Bagi kamu yang beralis tebal, cobalah shade 7 yang lebih gelap. Shade 1 terlalu terang untuk orang Indonesia.


Tutup dibuat sedikit lebih besar dan berbentuk seperti mata panah. Menurutku ini memudahkan kita memegang aplikator karena tutup kemasan sesuai ukuran jari tangan kita.



Benefit berpusat di San Fransisco, USA. Produk juga dibuat di USA.


Pada box, terdapat saran penggunaan aplikator. Ujung aplikator dapat digunakan untuk membentuk ujung alis. Aplikasikan sisir alis sepanjang alis kamu dan blend gel agar terlihat natural.


Ingredients; Aqua (Water), Mica, Glyceryl, Stearate, Polypropylene, Magnesium Alumunium Silicate, Phenetyl Alcohol, Isoparaffin, Althaea officinalis root extract, etc.


Pada box, produk ini mengklaim dapat memberikan alis yang lebih lebat.


1.0 gr dan 0.03 oz.


Beginilah alisku setelah menggunakan Gimme Brow. Benar-benar fuller look.


Ujung alis cukup presisi setelah menggunakan Gimme Brow.

Untuk memperjelas, berikut pro and cons about Gimme Brow:

Pro

+ Kemasan praktis, mudah dibawa kemana-mana
+ Sisir alis berukuran kecil sehingga pengaplikasian ujung alis bisa presisi
+ Cocok untuk yang punya alis dan alisnya sudah dibentuk
+ Benar-benar merapihkan rambut alis

Cons

-Mahal (24 $)
-Isinya sedikit
-Tidak bagus untuk alis yang belum terbentuk
-Tidak bagus untuk yang tidak punya alis
-Sulit membentuk ujung alis dengan tegas

Hope you enjoy this post!

Love,
Ayu

Wednesday, October 5, 2016

Wanita jangan melar-melar!

Umurmu sudah di atas 20 tahun? Sudah mulai galau-galau pernikahan? Galau kapan dilamar? Tiap lihat dede bayi, udah pengen gendong? Udah merasa pengen punya anak? 

Udah siap hamil emang? Udah siap ngelahirin? Udah siap punya badan melar abis ngelahirin? Kalau dari umur 20 tahun, badan kamu saja sudah seperti ibu-ibu beranak pinak, gimana nanti pas ngelahirin beneran?!

Bagi para wanita (ceilah!), kalian sudah harus bisa merawat diri. Perawatan diri bukan untuk suami kalian nanti, bukan untuk pacar kalian sekarang juga! Tapi untuk kalian nikmati sendiri. Kalau badan langsing, dibawanya gak berat kan? Bisa nyelip diantara kerumunan orang-orang kan? Dalam postingan kali ini, aku mau berbagi tips ala ayuwinati, bagaimana merawat badan dari segi makanan yang di konsumsi sehari-hari. 

Sarapan

Aku biasa sarapan dengan buah dan sereal. Baru-baru ini, aku tambah dengan biskuit gandum. Jika bosan dengan sereal, sesekali aku ganti dengan 2 potong roti gandum saja. Setiap sarapan selalu ditemani dengan yoghurt atau susu kedelai. Sudah beberapa bulan aku berhenti minum susu sapi. Yaa kalau lagi kepingin mah minum hehe tetapi untuk konsumsi sehari-hari cukup susu kedelai. Jangan lupa perhatikan kadar gulanya ya. Susu kedelai yang enak biasanya mengandung gula yang tinggi (sampai 18 g!). Anyway, terlalu banyak gula bisa bikin kamu cepat tampak tua.


Makan siang

Karena porsi sarapan hanya sedikit, makan siang boleh makan nasi. Dulu aku masih malas makan nasi merah, tapi mulai mengurangi porsi nasi putih. Sekarang sudah makan nasi merah terus. Setiap kali masak beras merah hanya segenggam tangan (untuk satu kali makan). Untuk lauk, aku juga mengurangi makan daging sapi dan daging ayam. Perbanyak makan daging ikan, telor, tempe, dan tahu saja. Makan siang harus dilengkapi dengan sayur. Biasanya aku perbanyak porsi sayurnya. Semua menu makan siang dimasak tanpa menggunakan garam. Garam kabarnya juga bikin kalian tetap gemuk loh.


Makan malam

Malam hari biasanya aku hanya makan sayur dan buah. Tomat, timun, wortel, dan pisang. Tomat, timun, dan pisang tidak perlu dimasak lagi. Untuk wortel cukup dikukus sampai lembut. Wortel lebih baik dikukus agar vitamin tetap ada pada wortel. Kalau kamu belum biasa makan makanan seperti ini, kamu bisa tambahkan perasan lemon atau madu sesuai selera. Ingat, madunya jangan terlalu banyak ya karena terlalu banyak madu juga bisa menyebabkan diabetes.


Pada dasarnya, rumus menu makananku begini:

- Jika makan pagi banyak, makan siang harus sedikit
- Jika makan pagi sedikit, makan siang boleh diperbanyak
- Buah dan sayur wajib setiap hari
- Makan nasi 1 kali sehari
- NO karbohidrat pada malam hari (di atas jam 6 sore)
- Usahakan jangan ngemil (terutama malam hari)
- Jauhi mie instan

Aku juga rutin untuk berpuasa senin kamis. Akhir-akhir ini malah gak sahur karena kebangun setelah azan subuh. Kalau kamu kuat, bisa makan malam sebelumnya agak diperbanyak. Boleh karbohidrat asal setelah makan malam tidak langsung tidur. Jika kamu bangun sahur, bisa makan protein, buah, dan sayur saja. Lalu saat buka boleh makan nasi. Atau dibalik. Sahur makan nasi tetapi pas buka hanya makan protein, buah, dan sayur.

Mungkin pola hidup sehat sulit ya. Pasti kamu berfikir, masih 20 tahun sudah berhenti makan enak? Just have a great meal on week end! Aku juga masih menikmati hidup saat week end. Masih makan nasi putih, nasi padang, junk food, daging sapi, daging ayam, dan makanan enak (tapi jahat) lainnya saat week end. Tapi ingat, porsinya normal ya bukan berarti jadi kalap. Mungkin aku berniat konsumsi makanan sehat seutuhnya umur ........ 25? :p

Semoga yang sudah mampir bisa jadi ibu-ibu seksi nantinya :D

Best,
Ayu


Tuesday, October 4, 2016

Micell on the water

Micellar Water merupakan jenis produk perawatan wajah yang dapat membantu kamu untuk membersihkan wajah secara sempurna. Micelle yang terkandung dalam air dapat membersihkan kotoran sampai pori-pori wajah secara efisien. Lebih pentingnya lagi, kamu tidak perlu membilas setelah pemakaian. Micellar Water juga dapat digunakan sebagai make up remover, tanpa menimbulkan efek wajah kering. Bahkan Micellar Water tetap menjaga kelembaban wajah kamu.

Bagaimana cara pakainya?

Gampang banget! Cukup tuangkan Micellar Water pada kapas dan usapkan keseluruh bagian wajah (termasuk mata dan bibir!). Setelah itu tunggu sampai agak kering dan kamu bisa pakai pelembab wajah seperti biasa.

Kecanggihan Micellar Water membuat harganya tidak murah. Disini, aku mau review salah satu Micellar Water yang cukup ramah di kantong. Corine de Farme (biasa disingkat CDF) merupakan produk Micellar Water dari Perancis. Micellar Water ini mengandung bunga peony sehingga dapat berfungsi sebagai toner juga. Produk ini pun mengklaim dapat digunakan bagi pengguna lensa kontak. Aku pribadi, tidak merasakan perih di mata saat membersihkan area mata. CDF ini hypoallergenic, jadi cocok untuk kulit sensitif. 


Kemasannya cukup besar karena hanya tersedia satu ukuran yaitu 500 ml. Tutupnya menggunakan pump sehingga bisa menghemat penggunaan. Aku biasa memakai 2 pump untuk sekali penggunaan. Pump CDF ini bisa dikunci kembali sehingga kamu tidak perlu khawatir akan tumpah. Walaupun, pada awalnya, aku nggak familiar dengan cara penguncian pump ini. Botolnya terbuat dari plastik tipis ramah lingkungan. 



Pasti sudah penasaran dengan harga? Kamu bisa mendapatkan CDF dengan harga IDR 190k saja. Jika dibandingkan dengan produk lain, CDF lah yang paling terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah bagus. Produk ini sudah ada di Indonesia. Kamu bisa mendapatkannya di apotek-apotek (kalau aku beli di Guardian).


Micellar Water CDF ini memiliki aroma bunga yang cukup tajam. Lebih baik kamu cari testernya terlebih dahulu sebelum membeli. Tidak semua orang menyukai wangi bunga. Aku pribadi sangat suka wanginya karena memberikan efek segar dan relaks.


Berikut merupakan kandungan CDF: Aqua, Poloxamer 184, Glycerin, Peg-40 Hydrogenated Castor Oil, Sodium Benzoate, Parfum, Potassium Sorbate, Citric Acid, Disodium Edta, Paeonia Officinalis Flower Extract, Sodium Hydroxide.

Aku biasa pakai CDF pagi hari setelah mandi (sebelum menggunakan pelembab) dan sebelum tidur (setelah cuci muka, sebelum menggunakan krim malam). Sebenarnya, jika sudah menggunakan Micellar Water, kamu tidak perlu mencuci muka dengan sabun lagi. Tetapi, aku lebih memanfaatkan produk ini sebagai toner.

Beberapa reviewer lain bilang bahwa muka mereka tambah berminyak setelah pemakaian. Tipe kulitku memang berminyak tetapi tidak ada perubahan apa-apa (khususnya mengenai kadar minyak) setelah pemakaian produk.

Terimakasih sudah mampir!

Best,
Ayu