What are you looking for?

Pesona Kesederhanaan Pantai Pangandaran

Pangandaran sudah menjadi kabupaten sendiri sejak tahun 2012. Kabupaten ini benar-benar menjadi pembatas antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelah timur wilayah Pangandaran sudah berbatasan dengan Cilacap yang notabene sudah masuk daerah Jawa Tengah. Kebayangkan bagi kalian yang di jabodetabek jauhnya Pangandaran seperti apa? Dari Kota Bogor, gue dan tim menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam. Itu sudah ditambah istirahat makan (sarapan dan makan siang). Saat berangkat, kami tidak melalui jalan tol. Kami melewati Puncak-Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Pangandaran. Jalanan menuju Pangandaran sudah bagus dan bisa dilalui oleh bus besar. Jika naik kendaraan umum, bisa naik bus budiman dari depok dengan harga 90k.

Langit senja Pangandaran

Jika kalian searching di google, pasti banyak wisata seru yang ditawarkan guide-guide Pangandaran. Disini gue mau membeberkan wisata yang bukan mainstream, yaitu wilayah Pantai Pangandaran (Pantai Barat sampai Pantai Timur).

1. Kuliner

Berkunjunglah ke daerah Pantai Timur di samping pelelangan ikan. Ada warung makan Alba. Teteh Nur yang memiliki warung makan ini dan sekaligus menjadi koki. Makanan yang dijual bermacam-macam, namun yang paling diutamakan yaitu seafoodnya. Home made banget rasa masakannya. Pagi-pagi biasanya disediain nasi goreng, mie goreng, atau mie rebus. Siang biasanya teteh sudah masak masakan rumah. Sayur labu, terong balado, pare, kerang, ayam goreng, ikan goreng, gulai ikan, tahu, dan tempe. Untuk malam hari, biasanya baru dimasak saat sudah dipesan. Bisa bilang dulu dari siang mau makan apa untuk makan malam. Udang, cumi, dan ikan sangat dianjurkan karena kesegarannya masih terasa. Apalagi ditambah bumbu masakan Teh Nur yang nggak ada tandingannya. Mungkin banyak restoran di Pangandaran yang lengkap menyediakan berbagai jenis hasil laut, namun masakan Teh Nur yang home made yang mengalahkan masakan-masakan restoran itu!
Teh Nur, kami, dan masakan lezatnya

2. Oleh-oleh

Baru dateng udah oleh-oleh aja ya? Hahaha. Tapi kalau lo emang niat buat membelikan oleh-oleh pasti udah lihat-lihat (walaupun sekilas) dari hari pertama. Di Pangandaran, banyak sekali yang jual jambal roti. Pas gue tanya, memang itu lah oleh-oleh khas Pangandaran. Apa sih jambal roti itu? Jambal roti adalah ikan manyung yang dibelah dua memanjang dan diasinkan. Harganya bervariasi, dari 75k sampai 120k per kilo. Ada harga ada kualitas. Gue udah nemuin toko jambal roti yang bagus, yaitu di wilayah Pantai Timur, seberang pelelangan ikan, di depan pohon ketapang. Tokonya bercat pink dan di pojok rumah. Pemiliknya sudah tinggal di Pangandaran dari tahun 1970. Namanya Ibu Imas. Beliau menjual jambal roti yang bagus dan sumber ikan hanya berasal dari pelelangan ikan. Banyak toko lain yang mengambil ikan dari Cilacap, sehingga ikan sudah tidak segar lagi. Jambal Roti Ibu Imas tidak perlu dimasukkan ke kulkas dan tahan 1 bulan. Tidak perlu dimasukkan ke kulkas karena akan keras jika dimasak nanti. Hati-hati juga jika mau membeli karena menurut beliau, banyak penjual jambal roti lain yang menggunakan pengawet seperti formalin. Punya Bu Imas sudah diuji Dinas Perindustrian jadi menurut beliau tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Pegang saja ikannya, jika empuk dan dihampiri lalat, maka jambal roti tersebut tidak memakai bahan pengawet buatan.

Suasana pelelangan ikan

Udang yang dilelang

Tawar menawar harga

Ikan Manyung yang biasa menjadi bahan dasar jambal roti


3. Pantai Pasir Putih

Jika kamu pernah mendengar berita peledakan kapal di Pangandaran, di sini lah lokasi peledakan tersebut terjadi. Kapal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pantai Pasir Putih. Selain keberadaan kapal ini, pasir yang benar-benar putih memang sangat memanjakan mata. Sayang, banyak karang rusak yang sampai ke tepi pantai. Jika lo bermain air di tepi pantai, kaki lo akan menginjak karang-karang (dan itu sakit). Ombaknya pun membawa karang-karang yang rusak (jadi kaki atau badan lo juga akan terhempas karang).

Di sini lo bisa snorkeling (kalo lagi nggak surut, karena bisa surut sampai kapal karam tadi). Di sediain juga jasa penyewaan alat snorkeling, pelampung, kamera go pro, dan tikar (bagi yang cuma mau duduk di pinggir pantai). Kemarin gue cuma nyewa pelampung, harganya 15k dan dipinjami tikar gratis. Banyak juga jasa tattoo temporary di sini. Jangan kaget juga ada rusa dan monyet. Hati-hati dengan bawaan kalian. Monyet sangat tertarik dengan kantong kresek dan minuman berwarna. Bisa-bisa bawaan lo dicuri dan nggak akan kembali lagi.

Snorkeling di daerah Pantai Pasir Putih merupakan pengalaman tersendiri. Walaupun cahaya matahari cukup terik, pemandangan bawah laut kurang begitu jelas terlihat. Terumbu karang di sini besar dan melebar. Cukup banyak berbagai jenis ikan terlihat jika mata lo cukup jeli. Sayangnya, snorkeling di sini sangat riweh. Pada dasarnya, pantai ini memang pantai selatan jadi ombaknya memang sudah besar. Banyak perahu membawa penumpang dari Pantai Timur lalu lalang dan membunyikan pluit. Perahu yang lalu lalang membuat laut semakin bergelombang. Belum lagi terdengar dentuman pintu kapal yang pernah diledakkan itu. Setiap ombak datang, pintu kapal akan menutup kencang sehingga menyebabkan dentuman hebat. 






3. Cagar Alam Pangandaran

Biaya masuk 21k sudah termasuk asuransi. Kalau lo ke Pantai Pasir Putih lewat jalur laut, lo nggak akan mendapatkan asuransi. Jika dari Pantai Pasir Putih ingin masuk ke Cagar Alam, akan ada penjaga yang akan menagih tiket. Selain itu, terdapat dua pintu untuk masuk Cagar Alam Pangandaran, yaitu pintu timur (wilayah Pantai Timur) dan pintu barat (wilayah Pantai Barat). Pengunjung lebih ramai melewati pintu barat.

Depan tugu cagar alam di pintu timur
Terdapat beberapa jenis hewan yang hidup di dalam cagar alam ini. Beberapa diantaranya yaitu rusa, monyet, lutung, burung merak, dan burung rangkong. Rusa, monyet, dan merak sudah terhabituasi oleh manusia. Walaupun sudah ada peraturan dilarang memberi makan hewan di cagar alam, tidak sedikit pengunjung yang usil dan tetap memberi makan. Hal ini membuat hewan (terutama monyet) mengenali makanan manusia dan lebih mengincar makanan manusia daripada pakan alaminya. Diharapkan juga kepada pengunjung untuk tidak membawa kantong kresek dan minuman berwarna di luar tas, karena akan menarik perhatian monyet.
Jalur pejalan kaki
Jembatan menuju Pantai Pasit Putih

Rusa (biasa disebut uncal)
Monyet ekor panjang
Merak (di luar kawasan cagar alam)
Lutung
Uniknya, hewan-hewan ini sudah biasa berjalan-jalan di luar kawasan cagar alam. Kebiasaan masing-masing hewan berbeda. Lutung akan pergi keluar cagar alam dan mencari makan di pohon-pohon saja, karena memang lutung arboreal (hidup di pohon). Lutung tidak mengganggu penduduk sekitar. Burung merak berjalan-jalan keluar cagar alam tetapi selama gue di Pangandaran, jarang terlihat merak mencari makan. Uncal, sebutan untuk rusa oleh penduduk, cukup banyak berada di luar kawasan cagar alam. Mereka memakan tanaman hias penduduk sampai mengobrak-abrik tempat sampah. Uncal cukup menganggu penduduk. Tetapi tidak jarang pedagang sayur atau warung makan yang memberikan sayur sisa kepada uncal-uncal ini. Terakhir, monyet. Mereka cukup meresahkan penduduk terutama penduduk wilayah Pantai Barat. Apalagi pemilik warung kerap kali waspada akan kehadiran monyet. Monyet sering mengambil minuman sachet, minuman berwarna kemasan botol, kacang, sampai bahan-bahan dapur.

Seluruh tempat sampah di kawasan Pangandaran (di dalam maupun di luar cagar alam) sederhana seperti ini

-Situs Batu Kalde

Masih di dalam kawasan cagar alam. Konon, situs ini merupakan peninggalan Kerajaan Pananjung yang dulu berjaya di kawasan Pangandaran. Batu Kalde yaitu simbol sapi karena dulu kerajaan tersebut merupakan kerajaan hindu. Kalde sendiri artinya kijang, karena pada awalnya penduduk mengira batu tersebut berbentuk kijang. Selain itu terdapat dua makam simbolis dari pendiri Islam pertama di Pangandaran. Terdapat juga sisa reruntuhan singgasana raja.

Batu Kalde dan Arca Lingga

Arca Yoni

2 Makam simbolis penyebar Islam pertama di Pangandaran

Singgasana Kerajaan Pananjung





-Goa Jepang

Goa Jepang di cagar alam ini cukup tersebar luas. Ada yang digunakan sebagai persembunyian (di dekat pintu barat), pengintaian (di dekat Pantai Pasir Putih), sampai tempat penyimpanan senjata. Sayangnya pihak-pihak tidak bertanggung jawab meninggalkan coretan - coretan perusak.
















4. Sunrise dan sunset sekaligus!

Karena bentuk daratan yang strategis, lo bisa lihat sunrise sekaligus sunset di Pangandaran ini. Bisa dibilang dalam waktu maksimal 30 menit, lo bisa membelah Pulau Jawa dari timur ke barat atau sebaliknya. Asik kan?

Di Pantai Timur lo bisa lihat sunrise. Sekitar pukul 5.15 sudah bisa terlihat jika tidak berawan. Di pantai ini, ada spot favorit gue buat nunggu sunrise, yaitu dermaga bambu yang ada tingkat tiganya. Dermaga ini merupakan satu-satunya dermaga yang ada tingkatannya. Dermaga lain sederhana dan tampak tidak sekokoh dermaga ini. Kenapa banyak dermaga di Pantai Timur? Pantai Timur berbatu-batu besar sehingga perahu tidak bisa menepi di pantai. Sering gue lihat nelayan mendayung dengan mangkok sembari naik ban dari perahunya menuju daratan. Perahu sering digunakan sebagai objek wisatawan untuk menuju pantai pasir putih jika tidak lewat cagar alam. Cukup membayar 50k per orang sudah diantar bolak balik ke Pantai Pasir Putih. Anyway, banyak water sport di sini. 100k perorang untuk tiga permainan (banana boat, doughnut, dan ufo). Terdapat juga parasailing dan flying fish.

Sunrise yang terhalang awan
Wefie dari tingkat 2 dermaga
Dermaga terkokoh untuk lihat sunrise

Panorama Pantai Timur
Parkiran perahu nelayan
Perahu khas Pangandaran

Pantai Barat tempat yang tepat buat lo nunggu sunrise. Di pantai ini lebih banyak pengunjungnya karena wisatawan bisa berenang dan body surfing disini. Dataran pasir yang menghampar luas membuat pantai ini sering dijadikan tempat keluarga atau kantor mengadakan gathering. Jangan tanya ramainya seperti apa saat weekend. Pengunjung yang sering ke Pangandaran yaitu pengunjung dari Bandung. Mereka biasa touring dan pulang pergi tanpa harus menginap.



Bagi lo yang suka main sepeda-sepedaan, mau nyewa motor trail buat nyetir di atas pasir, disini banyak banget penyewaannya. Apalagi hari Sabtu, jalanan akan macet dengan sepeda-sepedaan. Pantai akan ramai dengan pengendara motor trail. Ada juga penyewaan sepeda tandem. Oh iya sepeda yang sudah dimodif seperti mobil ini memiliki fasilitas full music. Rame deh!




5. Bulak Laut markas bule

Mana sih bule?! Kok jarang lihat bule ya. Mereka main di pantai mana? Hahaha. Kalian tahu lah bule menginginkan tempat yang sepi. Bulak Laut lah tempatnya. Lokasinya dekat terminal, masih sepanjang Pantai Barat. Di sini ombaknya besar, jadi para bule bisa surfing. Beberapa kali ada pengunjung lokal yang terbawa ombak dan tidak bisa menepi. Surfer lokal Pangandaran dengan sigap selalu menyelamatkan mereka. Disini juga banyak ditemukan yuyutuk. Yuyutuk adalah kepiting-kepiting kecil. Beragam bentuknya. Tapi agak sulit menangkapnya karena mereka berada di dalam pasir. Makanan cafe disini juga tidak mahal. Harga kelapa mudanya sama seperti di Pantai Timur yaitu 10k.







Jadi siapa yang mau menambah pengalaman indahnya di Pantai Pangandaran?

Review (+ first impression!) of Pure Colour Kajal Oriflame

Hello! Welcome back to make up stuff! Here I want to review Pure Colour Kajal (black) from Oriflame. Do you know, there is a promo on September for this Kajal series. Only IDR 9.9k! So it is no need to think twice to buy it.

From picture, I thought the shape will be bulky and not travel friendly. I was wrong. It is small and easy to bring.

Some of my friends said that this Kajal can not be used to daily acitivity. "It's too smokey!" or "It makes your eye too black!" and another bla bla bla. Hahaha! You are wrong guys. I apply this Kajal for daily used. I use it for eye liner and for eye shadow.

Perhaps, this Kajal will not make smooth line for your eye but it still works as eye liner. Clearly, you can not do wing line with Kajal. But for daily used, it is good. You can not have bold line, though, just like eye liner do. Then, it need highly precise hand to apply Kajal as eye liner. Need to be patient. And slowly but sure! Voila! Your eye will be looked bigger now.

If you want to use Kajal as eye shadow for daily acitivity, just don't worry be happy. You can apply Kajal just like tapping it to your eye lid. I usually tap it at outer corner of my eye. Then, I apply brown eye shadow at inner corner. Blend it smoothly. Simple smokey eye is done!

The minus part of Kajal is......... not water proof! Aaaa too bad. So becareful if you use it for outdoor acitivity.

My rating? 4.5 out of 5
Repurchase? Maybe! But another colours ;)

Gangan Ikan Khas Belitung

Negeri laskar pelangi merupakan sebuah pulau kecil yang indah banget. Kalo kamu kesini jangan cuma foto-foto aja, tapi harus kulineran juga! Di blog ini aku mau rekomendasiin salah satu makanan enak yang harus nyobain di Belitung.

Suka ikan? Pas banget. Kamu harus nyobain gangan ikan. Ikan ini dimasak berkuah dan disajikan dengan nasi, lalap, sambel, dan ikan asin. Gangan ikan berarti ikan berkuah. Jenis ikan yang dimasak yaitu ikan kakap. Bisa juga diganti dengan ikan kembung atau ikan kue. Kuahnya bener-bener sedap. Ikan tersebut dimasak dengan nanas. Bagi yang tidak suka nanas, beberapa rumah makan menggantinya dengan tomat. Pecinta ikan nggak akan nyesel makan gangan ikan ini. 



Rumah makan gangan ikan yang enak ada di Tanjung Pendam dekat pusat oleh-oleh BnB Belitung Snack. Lokasinya nggak jauh dari Hotel Harlika Jaya. Harganya 45k. Memang agak mahal untuk taraf rumah makan sederhana, karena yang digunakan adalah ikan kakap. Tapi kamu nggak akan nyesel karena makanan gangan ikan ini benar-benar enak! 4.5 out of 5 stars!

White teeth, shining smile

Drinking coffee a lot? Do you smoking? Congrats! Your teeth must become yellower right now. So do you have a problem with smiling? Feel embarrassed with your yellow teeth? I have a good solution.

DIY lemon + baking soda…! Try this treatment before brushing teeth
1.       Mix little of baking soda and lemon water (1:2)
2.       Stir it with your tooth brush until become pasta
3.       Brush your teeth with this mix
4.       Mouthwash with clean water (in this part, you will feel that your teeth is so clean)
5.       Brush your teeth with common pasta

Try this treatment twice a week. Don’t do this every day because baking soda is not good for your teeth. It is actually scrape teeth.

The effect will not appear soon, but this is worth it to try. This treatment reduces plaque and tartar too.


So smile while you can smile!

4 days DIY lemon toner challenge!


Hari pertama sampai hari kedua:

-Lemon setiap malam
-Pagi dan malam masih pake produk toner

Hari ketiga sampai hari keempat:
-Jeruk nipis setiap pagi dan malam
-Sudah tidak pakai toner lagi.

Tidak semua orang cocok menggunakan berbagai macam produk toner. Banyak sekali produk toner yang mengandung alkohol yang dapat membuat wajah sangat kering. Padahal akan lebih baik jika produk toner tidak mengandung alkohol. Produk toner tanpa alkohol cukup menguras kantong. Sekalinya ada yang murah, belum tentu cocok pada wajah. Berjerawat? Iritasi? Bisa saja terjadi jika salah memilih produk toner.

Do it yourself! Repot? Sedikit lebih repot. Makan waktu? Tidak beda jauh dengan durasi saat memakai produk toner. Hasil? Worth it.

Bahan apa saja yang dibutuhkan?
  1. Lemon atau jeruk nipis
  2. Air (dingin lebih nikmat)

Bagaimana cara membuatnya?
  1.      Cuci wajah dengan sabun pembersih sampai benar-benar bersih
  2.      Siapkan bahan
  3.      Peras irisan lemon dan tampung airnya
  4.      Jika tidak tahan perih, campurkan air lemon dengan sedikit air. Bagi kamu yang            tahan perih, tidak perlu dicampur air
  5.      Usapkan air lemon langsung ke wajah kamu secara merata. Usap terus terutama        pada bagian yang berjerawat
  6.      Diamkan kurang lebih selama 1 menit. Pada masa ini, kamu akan merasakan              sedikit gatal dan perih pada bagian jerawat dan kulit berpori-pori besar
  7.      Usap wajah dengan kapas kering (seperti menggunakan toner) secara merata
  8.      Usap wajah dengan kapas yang sudah diberi air. Air dingin akan membuat wajah          yang tadinya gatal dan perih akan lebih nyaman
  9.      Keringkan wajah dengan tissue atau handuk kering yang bersih


Lemon dan jeruk nipis sama-sama mengandung asam sitrat yang tinggi sehingga baik untuk kulit wajah. Selain meredakan jerawat, kedua jenis jeruk tersebut dapat mencerahkan wajah secara alami. Bagi kamu dengan wajah berminyak berbahagialah. Lemon dapat membantu mengurangi minyak berlebih pada wajah. Begitu kan fungsi toner?

Pada hari pertama, terdapat 3 jerawat besar pada wajah saya. Pada hari ke empat, semua jerawat sudah mengempis. Sekarang saya sedang menunggu kapan bekasnya akan menghilang sempurna.
Hari ke empat: Jerawat sudah mengering (lihat pada dahi dan atas bibir kiri)

Agar bekas jerawat menghilang lebih cepat jangan lupa scrubbing wajah kamu setidaknya 2 kali dalam seminggu. Saya scrubbing menggunakan ampas kopi.

Lalu kalau sudah terlanjur beli toner bagaimana? Ya pakai saja kalau kamu merasa sayang. Tapi pakai lah pada leher yang tidak sesensitif wajah. Leher juga penting diberi toner jika kamu menggunakan make up sampai leher. Diapakan lagi ya tonernya? Bisa kamu pakai buat bersihin meja atau pajangan meja. Kalau mau beramal, bisa dikasih ke temen kamu yang wajahnya tidak sesensitif kamu.


Berbagi itu indah!

Belle avec citron?



I started to love lemon few months ago. I thought lemon can be replaced with lime. Ups, lemon is better for beauty.

I use water of lemon for my face 3-4 days a week. It gives itchy sensation in acne area for 1-3 minutes. But it will be worthy. I have brighter face and my acne can be controlled.

How to do?

1. Cut little piece of lemon (one lemon can be cut into 5)
2. Squeeze 1/5 of lemon and pour its water to your face
3. Rub all of your face part (be careful in round eyes area)
4. Stay cool until your face dry (I usually until 1 hour!)
5. Wash your face with water first, then use your daily facial foam
6. Don't forget to use moisturizer (lemon makes your face dry)

If you are a calm person while sleeping, it's better to use lemon water all night. I'm not. It will make my pillow sticky.

Remember to still using SPF during the day!
If you have wound, heal it first. Then you can use lemon water easily.

Another advantage of lemon water:

1. Elbow and knee brightener
It's as same as for face

2. Teeth whitener
Collaborating with baking soda. Maximum 2 days a week. Do it with teeth brush then gargle with clear water. Then brush teeth with your daily tooth paste.

3. Lip exfoliating
Collaborating with white sugar. Apply it all night. Once a week is enough. Then wash your lips in the following morning.

4. Reduce nail yellow
Apply the lemon water to your nail. 3 days a week.

5. Hair lighter
Use lemon water to your hair, then go out in a day light. Stay cool (expose your hair to sunlight) then go back home. Rinse it.

Curious?

Baby oil experiment

One reason why I love baby product is safety for everyone even adults. Here, I want to share my experiment (maybe experience?!) with baby oil.

1. Removing make up

I usually remove my make up with baby wet tissue. I don't use make up remover because it makes my face going to irritation. The problem is baby wet tissue can not clean make up completely. Basically, baby oil can be used to remove paint (example: watercolor) on your hand or body. So, I tried to pour some drops of baby oil (I drop 3-4 drops) on that tissue. You know what, all kind of make up (include eye make up!) has been removed easily, completely. Remember, number of drops is depend on the layers of your make up. More layers, more drops.

2. Brush cleansing

It's little bit lazy for me to wash my make up brush, even it's so important. It's wasting my time. I must wait until brush dry at all. Then, I tried using baby oil. Again and again, I use baby wet tissue. I pour some drops of baby oil (I drop 5 drops) on tissue then I rub the brush. No need to washing!

3. Combination for bath

If your body is quite dry or you just wanna moisten your body without body lotion, you can use baby oil. Drop some drops of baby oil (I usually 10 drops) to bath tub. It will be useful when you are on the trip and don't not bring body lotion. Happy bathing!

4. Making you warm

Before go outdoor in rainy day (perhaps winter?), rub baby oil on your feet then put on socks. It will keep your feet warm.

5. Manicure pedicure?

You can remove cuticle easily after rubbing nail with baby oil. I never do it by my self. Anyway, I just push back the cuticle after rubbing it.

6. Shining your hair immediately

Problem with dry and dull hair? Just rub your hair with little drop (please not too much!) of baby oil. You are ready to hangout now.

7. Protect your heel

Just rub your heel after taking bath. It would be better if put on socks after rubbing then go to sleep. Baby oil will moisten the hell all the night.

8. Lips scrub

Yup! But be careful, don't use too much baby oil. I usually just use 1 drop with a little sugar. Just mix it and start exfoliate your lips. Finish it with washing with clean water.

9. Shaving oil

I never buy a shaving cream. I use baby oil before shaving to minimize irritation. Rub little of baby oil to your body then shave unwanted hair. Don't forget to shave as same as hair grow direction. After shaving, I pour baby powder.

Wanna try? <3

#visitbandung bukan #visitbandungkabupaten

Coba deh kalau kalian search di instagram "#visitbandung" 
Pasti banyak nemu foto dengan lokasi; Ciwidey, Padalarang, Lembang, dan Bandung Coret lainnya. Memangnya di Kota Bandung tidak ada apa-apa ya?

Berangkat dari rasa penasaran, gue coba cari apa aja sih yang bisa dikunjungi di Kota Bandung. Kebetulan kemaren gue dan temen-temen gue (yang bukan traveller banget) pergi ke Bandung pas bulan puasa. Jadi kami berkunjung ke tempat dimana bisa ngabuburit, buka puasa, sahur, sholat subuh jama'ah, sampai melupakan kalau kami lagi puasa.

1. Museum Geologi
2. Museum Pos Indonesia
3. Pasar Cisangkuy
4. Nasi Goreng Jeebotz
5. Dago Atas
6. Masjid Raya Bandung + Alun-alun
7. Sabuga ITB
8. Tahura

Yuk kita telaah satu-satu apa aja sih yang ada di 7 tempat itu?

1. Museum Geologi
Geo berarti bumi, logi berarti ilmu. Yap! Museum ini menceritakan bagaimana bumi terbentuk sampai bagaimana kehidupan bumi beserta seluruh isi-isinya. Museum ini memiliki banyak sekali replika berbagai macam batuan, fosil, dan segala sejarahnya. Kebanyakan dari lo pasti males baca keterangan kan? Disini disediain video yang bisa kamu tonton. Videonya beragam, dari pembentukan bumi sampai bagaimana sebuah gunung bisa meletus. Kamu tinggal duduk dan mendengarkan. Ruangannya juga ber-AC jadi lo gak akan kipas-kipas di dalamnya. Yang menarik, di lantai 2 ada simulasi gempa merapi. Ada dua mode, ringan dan berat. Jadi lo bisa membayangkan gimana rasanya saat gempa waktu itu.

Walaupun gue nggak paham batu-batuan tapi gue paham beberapa makhluk hidup. Terdapat kesalahan penyebutan di museum ini. Monyet ekor panjang seharusnya bukan kera, tapi ditulis kera. Padahal museum merupakan tempat wisata edukatif yang menyenangkan.
Overall, lo bisa refreshing di sini!
5k untuk umum dan 2k untuk pelajar dan mahasiswa
Letaknya di seberang Taman Lansia ( Peta Museum Geologi). Jam buka weekdays jam 8 sampai jam 4 sore. Jadi ke sini dulu baru ke Museum Pos Indonesia ya. Jumat tutup. Weekend hanya buka sampai jam 2 siang.

2. Museum Pos Indonesia
Pasti sebagian besar dari lo udah gak pake jasa pos lagi. Padahal akan sangat romantis jika kamu berada di suatu tempat yang jauh, lalu mengirimkan kartu pos khas kota tersebut ke keluarga atau orang tersayang di rumah. Budaya seperti ini masih banyak di luar negeri. Sayang ya di Indonesia gue udah jarang lihat kotak pos. Disini lo bisa nostalgia (kalo yang dulu suka surat-suratan) atau belajar sejarah komunikasi Indonesia. Tidak hanya surat, ternyata barang dulu dikirim melalui pos karena di museum ini banyak timbangan-timbangan besar. Terdapat juga koleksi perangko lengkap sekali baik dalam maupun luar negeri. Berbagai jenis kotak pos dari masa ke masa juga ada. Terdapat beberapa patung peraga pengiriman pos masa dulu. Museum ini jauh lebih kecil dari Museum Geologi karena terletak di basement Kantor Pos Indonesia. Tidak ada biaya masuk, hanya perlu isi buku tamu. Karena letaknya di basement jadi tidak ada cahaya matahari langsung, kelembaban tinggi, sepi, tapi jangan takut. Asal gak sendirian aja masuk ke sini. Letaknya masih di seberang Taman Lansia. Bisa jalan kaki dari Museum Geologi (Peta Museum Pos Indonesia). Jam weekdays dari jam 9 sampai jam 4 sore, jadi bisa ngabuburit di sini. Hari minggu tutup dan hari sabtu hanya sampai jam 3 sore.


3. Pasar Cisangkuy
Jangan bayangin pasar ya karena ini tempat nongkrong yang asik banget. Bangkunya banyak, jadi lo mau kongkow lama juga gak akan diusir. Sistemnya kaya foodcourt di mall yang kalo bayar ke kasir. Actually, ada beberapa tukang jajan (terutama yang di luar) yang bisa bayar langsung di abangnya (tanpa kena ppn). Jadi tanya dulu aja ke penjualnya ya bayarnya dimana. Makanan dan minumannya beragam dari yang tradisional khas Bandung sampai kebarat-baratan. Makanan ringan sampai makanan berat pun ada di sini. Harganya juga beragam, obviously bergantung jenis makanannya. Menurut gue lumayan terjangkau (pinter milih saja). Kita jajan buat ngemil malem di sini. Lokasinya masih di seberang Taman Lansia ( Peta Pasar Cisangkuy). Jumat dan sabtu buka lebih lama yaitu sampai jam 11 malam. Sisanya buka dari jam 10 sampai jam 10 malam lagi.

4. Nasi Goreng Jeebotz
Yap. Sahur sedikit sulit di Kota Bandung saat weekdays. Yang buka hanya tempat nongkrong yang tidak menjual makanan berat. Untunglah nemu Jeebotz. Nasi goreng ini terletak persis di depan Taman Lansia. Seporsi 12k dan banyak. Telornya dipisah dan kerupuknya kerupuk udang. Nasi goreng ini bener-bener gerobakan dan sudah sedia banyak kursi plastik. Jadi bisa makan di tempat sambil lihat Bandung dini hari. Jam buka (alias kapan si abang dateng) kayanya nyesuain abang-abang nasgor tek-tek pada umumnya ya. Oh ya rasanya enak loh.

5. Warung Lela (Wale)
Wale berada di Dago Atas, paling ujung jalan, seberang masjid (Peta Wale). Kami buka puasa di sini, pas banget bisa sholat di seberang. Menu andalan Wale adalah mie ayam jamur. Tersedia juga makanan lain seperti sop ayam. Semua makanannya di bawah 50k. Cukup terjangkau dibandingkan cafe-cafe lain di daerah Dago. Nuansanya tradisional. Semua bangku dan meja berbahan kayu. Serasa berada di teras rumah sendiri.

6. Masjid Raya Bandung + Alun-alun
Rasanya semua pernah ke sini ya? Kami sholat subuh di sini. Serasa sholat di Istiqlal sih karena memang lumayan luas. Bisa buat istirahat juga tanpa menganggu yang sedang ibadah. Anehnya untuk ke toilet harus bayar padahal masih di wilayah masjid. Menyumbang seikhlasnya sih karena sudah disediakan kotak. Kotaknya ada yang jagain. Di bawah jam 9, tempat wudhu dan toilet wanita ditutup jadi menumpang di tempat laki-laki dahulu.
Alun-alunnya terletak persis di samping masjid, dan masih satu wilayah masjid. Rumput alun-alun terbuat dari rumput sintesis. Subuh-subuh saja sudah ada anak-anak bermain sepak bola karena alun-alun ini luas. Di depan alun-alun ada taman bunga kecil dengan desain unik. Terdapat pula banyak bangku untuk duduk-duduk. Oh iya jangan pakai sendal ya di alun-alun. Lokasi masjid berada di jalan Asia Afrika (Peta Masjid Raya)

7. Sabuga
Ini sih hanya iseng-iseng. Karena salah satu temen gue suka urband legend tapi takut sama hantu jadinya kita kesini sore-sore. Menurut orang Bandung asli (driver kita, pacar gue :'D) dia udah lihat sendiri, malam hari. Tepat di jalan masuk Sabuga setelah berbelok dari jalan raya, matikan lampu kendaraan lo. Lihat apa yang ada di pohon (Inisial : K). Mereka tidak akan muncul kalo lampu kendaraan dinyalakan. Btw, kemaren kita ke sana sore hari sebelum buka. Lagi pula pohonnya sudah sedikit di pangkas jadi bukan berupa naungan lagi karena cahaya matahari sudah bisa masuk ke jalan itu. Ada yang penasaran?

8. Tahura (Taman Hutan Raya)
Kalian pasti melewati Tahura jika akan ke Tebing Keraton yang hits itu. (Peta Tahura). Kita ke sini jam 6 pagi abis sholat subuh. Belum buka tapi sudah boleh masuk. Kena biaya 11k perorang dan 10k untuk mobil. Hutan serasa milik kita karena yang ngurus hutan, tukang jajan, petugas-petugas gak ada. Pertama di sambut hutan pinus dan kicauan burung-burung. Segar sekali udaranya. Wilayah ini bagus buat mata gue yang minus. Hijau sejauh mata memandang.
Harus kuat jalan kalo kesini karena trackingnya lumayan jauh. Pakai sepatu yang nyaman buat jalan. Sedikit rawan longsor jadi pas kita kesana banyak pohon tumbang di jalan track-nya. Setahu kita, ada dua kelompok monyet ekor panjang. Pertama sebelum goa jepang, setelah warung si aki. Monyetnya tidak ramah dengan manusia. Kita saja hampir diserang. Untungnya ada si aki yang bantuin kita lewatin sekelompok monyet itu. Jadi kalo mau lo bawa tongkat atau kayu panjang biar mereka gak berani nyerang. Satu kelompok lagi ada setelah goa belanda.

-Goa jepang
Mau pacu adrenalin? Coba masuk ke sini. Harusnya ada lampu penerangan di dalam goa jadi lo gak akan tersesat. Labirin di dalam goa cukup rumit jadi sedikit sulit jika tanpa bantuan lampu. Tapi karena kita kepagian dan belum ada petugasnya, kita gak masuk kesana. Malah bisa nyewa senter juga kalo ada petugasnya.

-Goa belanda
Pintu keluar goa sudah terlihat dari mulut goa. Jadi terlihat mudah karena memang tinggal jalan lurus saja. Banyak lorong di kanan kiri. Tidak ada lampu penerangan di dalam goa. Kita bener-bener nekat jadi masuk goa tanpa senter dan penjaga. Hanya bermodalkan senter hp. Menurut gue horor sih goanya karena sepanjang perjalanan di dalem, gue dan temen-temen gue denger suara aneh. Suara gesekan rantai dan suara tapak kaki dari dalam lorong yang paling jelas kami dengar.

-Penangkaran rusa
Jauh banget. Sekitar 2.5 km dari pintu masuk. Ini karena kita nyasar mau ke tempat parkir abis dari goa belanda, tapi malah salah jalan. Karena udah nanggung jadi kami masuk saja. Lokasinya di belakang PDAM. Rusanya sekitar belasan dan kurus-kurus. Mau kasih makan? Boleh banget. Di sini self service jadi cari saja tumpukan-tumpukan daun di sekitar kandang rusa. Mereka mau makan daun apa saja. Di sini ada penangkaran lebah juga. Berasa punya peliharaan sendiri.


Sebenernya masih ada curug yang katanya bagus. Tapi track-nya jauh sekali jadi kami undur diri saja (mengingat azan magrib masih lama). Fyi petunjuk di dalam Tahura kurang jelas jadi kami sempat tersesat saat ingin menuju jalan keluar.

Gue yakin salah satu tempat di atas belum pernah kalian kunjungi. Boleh nanya via comment untuk lebih lengkapnya.

Let's see how wide the world!