What are you looking for?

Wednesday, February 15, 2017

Tutupi apa yang perlu ditutupi

Hello guys! Balik lagi ke make up tips and tricks dari ayuwinati. Aku yakin banget setiap dari kalian pasti punya masalah pada wajah. Atau lagi pengobatan biar jerawat sama bekas jerawatnya menghilang? Itu aku banget! Sedikit curhat, aku punya wajah yang sensitif banget. Kena debu dikit, jerawatan. Kena air tanah yang nggak biasa, jerawatan. Nyobain make up baru, jerawatan. Terus aku sempet berhenti perawatan karena mau nyoba jenis perawatan lain. So, you must pay a lot ot attentions to your skin type, girls!

Sekarang aku mau ngasih tips gimana caranya biar jerawat sama bekas jerawat ketutup sempurna saat kita beraktivitas sehari-hari. Anyway, sebaiknya sih nggak perlu pakai make up dulu kalo lagi jerawatan. Cuma yaa kalau penampilan itu penting banget di dalam kegiatan kalian sehari-hari, berikut tipsnya!

This is my bare face tanpa make up apapun. Ada beberapa jerawat sama banyak banget bekas jerawat yang entah bagaimana menghilangkannya. Kalau kalian punya solusi boleh comment di bawah ya :)


Pertama, aku bakal aplikasiin concealer. Aku pakai pro conceal dari LA girls yang shade nude. Aku pilih shade agak gelap agar menyesuaikan warna kulit sama warna foundation aku. LA girl ini enak banget karena ujung dari tube ini berupa kuas. Tapi hati-hati saat memencet tube karena riskan terlalu banyak concealer yang keluar. Aku menyiasatinya dengan posisi tube menghadap ke bawah, dekatkan kuas ke bagian yang akan ditutupi, dan pencet tube dengan perlahan. Aku menutupi semua jerawat, bekas jerawat, dan kantung mata. Concealer ini cepat kering jadi setelah diberi concealer langsung ditekan dengan jari sampai terlihat natural.






Setelah concealer kering, aku akan mengaplikasikan foundation ke seluruh wajah. Aku pakai Revlon Color Stay untuk Combination or Oily Skin. Aku pilih shade paling gelap dari Revlon yaitu True Beige. Revlon make up dari Amerika jadi shade nya masih menyesuaikan orang luar negeri. Foundation ini mengandung SPF 15 dan bersifat cepat kering. Jadi aku pump sedikit baru aplikasikan pada satu bagian wajah (misal: dahi). Begitu terus sampai seluruh wajah dan leher tertutupi dengan rapi. Aku aplikasiin pake jari dengan cara ditekan-tekan sampai foundation merata. Beda sama diblend, hasilnya lebih coverage. Foundation ini awet. Setelah wudhu nggak luntur terus nggak gampang oily padahal tipe wajahku berminyak. The best deh!







Selanjutnya aku mau aplikasiin loose powder dari Ultima. Aku sudah pernah buat reviewnya jangan lupa kepoin postingan aku yang lain ya :D Cara aplikasiinya sama ditekan-tekan sampai merata agar settingan foundation tadi nggak rusak.


Voilaaaa! Ini lah hasilnya. Seluruh bekas jerawat berhasil tertutupi. Kantung mata berhasil tersamarkan. Kalau jerawat masih sedikit terlihat karena bentuknya 3D alias menonjol. Anyway look kaya gini aman banget buat dipakai sehari-hari, nggak akan terlihat menor.


Semoga bermanfaat!

ayuwinati <3

Tuesday, February 14, 2017

Labuan Bajo Tempatku Berlabuh

Saat langkah pertamaku memijak Labuan Bajo, satu hal yang kurasakan, yaitu hangatnya sinar mentari. Kalau mau cari awan google, Flores merupakan salah satu pilihanmu. Labuan Bajo ini memiliki satu bandara internasional yang bernama KOMODO. Begini lah sekilas pemandangan di kawasan lepas landas pesawat. Okay, sekarang aku mau sharing kemana aja sih selama aku di Labuan Bajo.



1. Kopi Mane

Menurutku, perkembangan pariwisata Labuan Bajo akan mengarah seperti pariwisata Bali. Sudah banyak tersedia hotel, rumah makan, dan kafe yang berada di pusat kota. Kalau kamu penggemar kopi, kamu bisa mampir ke Kopi Mane. Kopi Mane ini terletak di wilayah Batu Cermin, Labuan Bajo.


Ketika kamu datang, kamu akan disambut gantungan bambu dan suasana yang sederhana dengan adanya anyaman bambu pada sebagian dinding.



Seperti apa sih tempatnya? Kopi Mane ini menyediakan tempat lebih seperti rumah makan dibandingkan kafe. Ruangannya tidak terlalu besar, hanya tersedia kurang lebih 6 meja besar yang cukup untuk 6 orang. Dindingnya dihiasi anyaman bambu sehingga terdapat kesan seperti warung kopi. Eits, tapi disini wifi-nya kenceng loh. Toilet yang tersedia juga cukup nyaman dan bersih.



Disini tersedia berbagai macam biji kopi yang sudah di roasting. Biji kopi yang tersedia berasal dari Manggarai, kabupaten penghasil biji kopi terbaik di Flores. Bahkan kamu bisa beli biji kopinya saja untuk dibawa pulang. Berbagai cara penyajian kopi juga tersedia di sini.


Tidak hanya kopi, jika lapar kamu bisa memesan makanan juga loh. Harganya juga bersahabat.


Aku pesan kopi French Press. Sayangnya aku lupa biji kopi apa yang aku pilih hahaha. Rasanya lumayan enak bagi aku yang bukan penggemar kopi.


Kalian bisa langsung memesan dan memilih sendiri biji kopi yang akan diolah.

 

2. Bottle Cafe and Resto

Kafe ini terletak di jalan Kasimo, Gontalo, Komodo, di dekat Lbajo Hotel. Bangunannya tingkat tiga, tapi yang digunakan sebagai Cafe and Resto hanya ditingkat dua dan tiga. Setiap tingkat tidak begitu luas namun kamu bisa menikmati jalanan Labuan Bajo karena konsepnya outdoor namun tetap ternaungi dengan baik. Dari tingkat tiga, kamu bisa lihat sunset. Sayangnya aku kesini selalu untuk makan malam.


Sesuai namanya, disini banyak hiasan lampu terbuat dari botol bekas. Bahkan, menunya pun tertera pada sebuah replika botol wine. Kafe ini menjual makanan khas indonesia serta berbagai minuman import beralkohol. Harganya cukup terjangkau jika dibandingkan dengan bar. Kafe dan resto buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.


3. Paradise Bar

Bar ini merupakan spot favorit untuk melihat sunset. Mengapa? Letaknya yang berada di bukit membuat pengunjung dapat menikmati sunset dengan jelas beserta hamparan laut dan kapal-kapal pelabuhan sebagai penghias. Bar ini terletak di jalan Binongko, setelah tempat wisata Kampung Ujung. 


Sayangnya, saat aku kesini bar sedang tutup karena dalam masa berkabung sanak sodara yang meninggal. Tetapi pemilik bar membolehkan aku untuk duduk dan menikmati sunset. Bahkan, beliau menyediakan kopi hitam untukku dan tamu-tamu lain yang datang. Kopi hitam merupakan sajian wajib bagi orang Manggarai untuk tamu yang datang ke rumah mereka (Labuan Bajo berada di Manggarai Barat).






4. Pelabuhan Labuan Bajo

Pelabuhan ini merupakan pelabuhan untuk menyeberangkan pengunjung yang ingin ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca. Letaknya masih di kawasan Kampung Ujung. Biasanya kapal yang akan menyeberang ke kedua pulau tersebut, seperti kapal yang akan menyeberang ke Pulau Seribu. Ukurannya sedikit lebih kecil sih. Banyak kapal besar juga disini seperti kapal milik SAR dan BRI.


5. Kampung Ujung

Nah di Kampung Ujung tersedia berbagai macam jajanan, kafe, restoran, pusat oleh-oleh, pendaftaran diving, dan lain-lain. Sayangnya aku kemaleman kesini (jam 10 lebih) jadi sudah pada mau tutup kecuali bar-bar yang besar. Ini salah satu kafe yang unik buat aku karena tersedia berbagai buku untuk pengunjungnya. Cocok banget bagi kamu yang suka baca buku dan ingin bersantai.



Begitulah Labuan Bajo, tempatku berlabuh


with love,

A