What are you looking for?

Wednesday, September 28, 2016

Honey Facial Mask from Scentio Review (+ first impression!)

Hello! Do you know about thailand beauty skin care? I just knew it and tried it last night! Actually, this mask is my friend's. She offered me to try. Why not?


This Scentio mask is produced by Beauty Buffet from Bangkok, Thailand. There are some variations of mask but this time I want to review the honey one. As you look at the lid, this mask will softening your face. 



 It contains 100 ml creamy mask. It just need little part for applying so this mask will be long last! The package is little bit bulky (especially at the lid). I think it will be more hygienic if the package is not a jar.


The texture is so creamy and easy to apply. The scent is just like baby powder. So relaxing. There is no honey scent anyway :(


Apply it all over face and neck. Avoid eyes and lips area. Leave it for 15 minutes then wash it off. It little bit hard to wash. It easier when you use wet towel or wet cotton.



Actually the color is yellow. Sorry for my bad camera :p

After using this mask, your face is not so dry and kind of chewy. Perhaps I want to buy this mask soon!

Where to buy?
In Indonesia, you can buy at Copia Store or Beaute Recipe Store. There is Beauty Buffet stand and you will find Scentio Facial Mask! My friend bought it at Beaute Recipe AEON MALL BSD. The price is about (she always forget the price?!) 150k. 4 out of 5 stars. She wants to repurchase!

Want you?

Best,
ayuwinati

Monday, September 19, 2016

Aku nggak takut "sepatu basah"!

Beberapa hari ini, cuaca semakin tidak menentu. Matahari bisa sangat terik pada siang hari. Keringat kerap kali membasahi orang-orang di kantor. Menjelang malam, tiba-tiba hujan mengguyur seluruh kota. Sepatumu bisa saja basah dalam perjalanan pulang ke rumah. Minimal satu jam kamu akan ditemani pulang bersama sepatu basah. Mood kamu bisa menurun drastis. Kesal, sedih, ingin marah-marah? Ya! Hal ini tidak hanya membuat mood kamu saja yang drop, tetapi kondisi fisik kamu juga bisa ikutan drop.


Pada dasarnya, tubuh kita beradaptasi dengan kondisi lingkungan. Jika lingkungan sedang panas, maka tubuh kita akan berkeringat agar suhu panas tidak terperangkap oleh tubuh. Jika lingkungan sedang dingin, maka tubuh kita menggigil untuk menghasilkan panas. Jika perubahan cuaca terlalu drastis, apakah tubuh kita siap beradaptasi lebih cepat?

Beberapa hari saja kamu mengulangi kejadian "sepatu basah", maka kamu akan mulai merasakan pusing, radang tenggorokan, dan badan ngilu-ngilu. Selamat datang masuk angin! Kerjaan terbengkalai, deadline terlewatkan, dimarahi bos, dan dan daaaaaaaaaaaaaaaaaan hal-hal buruk lainnya.

Hal ini bisa dicegah nggak sih?

Tentu saja bisa. Kita memang tidak bisa mengatur cuaca, namun kita bisa mengatur kondisi fisik tubuh kita. Semenjak kejadian "sepatu basah" pertama, kamu akan mengalami pusing sampai radang tenggorokan. Pada saat-saat seperti ini, kamu bisa mulai meminum multivitamin. Berbagai jenis vitamin akan sangat dibutuhkan jika kondisi cuaca tidak menentu.

Mengapa multivitamin?

Multivitamin itu lengkap, dari vitamin A sampai vitamin E. Saat kondisi tubuh tidak stabil, sebenarnya yang dibutuhkan tubuh adalah berbagai jenis vitamin. Multivitamin ini berfungsi membuat kondisi tubuh kembali stabil. Terkadang, kandungan vitamin pada buah dan sayur yang kita konsumsi saja tidak cukup. Maka dari itu diperlukan tambahan multivitamin.

Salah satu produk multivitamin lengkap yaitu Theregran-M. Produk ini memiliki keunggulan tersendiri karena mengandung tambahan mineral. Mineral yang terkandung di dalam Theregran-M yaitu iodium, besi, tembaga, mangan, magnesium, dan seng. Mineral ini dapat mempercepat pengembalian kondisi tubuh. Satu kemasan berisi 4 tablet salut gula. Cukup 1 tablet sehari atau sesuai anjuran dokter.



Selanjutnya kamu tinggal istirahat. Tidur cukup dan perbanyak mengonsumsi buah dan sayur. Jangan lupa untuk minum air putih minimal 1,5 liter sehari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.


Setelah ini kamu nggak akan takut lagi dengan "sepatu basah" :p


Wednesday, September 14, 2016

Pesona Kesederhanaan Pantai Pangandaran

Pangandaran sudah menjadi kabupaten sendiri sejak tahun 2012. Kabupaten ini benar-benar menjadi pembatas antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelah timur wilayah Pangandaran sudah berbatasan dengan Cilacap yang notabene sudah masuk daerah Jawa Tengah. Kebayangkan bagi kalian yang di jabodetabek jauhnya Pangandaran seperti apa? Dari Kota Bogor, gue dan tim menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam. Itu sudah ditambah istirahat makan (sarapan dan makan siang). Saat berangkat, kami tidak melalui jalan tol. Kami melewati Puncak-Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Pangandaran. Jalanan menuju Pangandaran sudah bagus dan bisa dilalui oleh bus besar. Jika naik kendaraan umum, bisa naik bus budiman dari depok dengan harga 90k.

Langit senja Pangandaran

Jika kalian searching di google, pasti banyak wisata seru yang ditawarkan guide-guide Pangandaran. Disini gue mau membeberkan wisata yang bukan mainstream, yaitu wilayah Pantai Pangandaran (Pantai Barat sampai Pantai Timur).

1. Kuliner

Berkunjunglah ke daerah Pantai Timur di samping pelelangan ikan. Ada warung makan Alba. Teteh Nur yang memiliki warung makan ini dan sekaligus menjadi koki. Makanan yang dijual bermacam-macam, namun yang paling diutamakan yaitu seafoodnya. Home made banget rasa masakannya. Pagi-pagi biasanya disediain nasi goreng, mie goreng, atau mie rebus. Siang biasanya teteh sudah masak masakan rumah. Sayur labu, terong balado, pare, kerang, ayam goreng, ikan goreng, gulai ikan, tahu, dan tempe. Untuk malam hari, biasanya baru dimasak saat sudah dipesan. Bisa bilang dulu dari siang mau makan apa untuk makan malam. Udang, cumi, dan ikan sangat dianjurkan karena kesegarannya masih terasa. Apalagi ditambah bumbu masakan Teh Nur yang nggak ada tandingannya. Mungkin banyak restoran di Pangandaran yang lengkap menyediakan berbagai jenis hasil laut, namun masakan Teh Nur yang home made yang mengalahkan masakan-masakan restoran itu!
Teh Nur, kami, dan masakan lezatnya

2. Oleh-oleh

Baru dateng udah oleh-oleh aja ya? Hahaha. Tapi kalau lo emang niat buat membelikan oleh-oleh pasti udah lihat-lihat (walaupun sekilas) dari hari pertama. Di Pangandaran, banyak sekali yang jual jambal roti. Pas gue tanya, memang itu lah oleh-oleh khas Pangandaran. Apa sih jambal roti itu? Jambal roti adalah ikan manyung yang dibelah dua memanjang dan diasinkan. Harganya bervariasi, dari 75k sampai 120k per kilo. Ada harga ada kualitas. Gue udah nemuin toko jambal roti yang bagus, yaitu di wilayah Pantai Timur, seberang pelelangan ikan, di depan pohon ketapang. Tokonya bercat pink dan di pojok rumah. Pemiliknya sudah tinggal di Pangandaran dari tahun 1970. Namanya Ibu Imas. Beliau menjual jambal roti yang bagus dan sumber ikan hanya berasal dari pelelangan ikan. Banyak toko lain yang mengambil ikan dari Cilacap, sehingga ikan sudah tidak segar lagi. Jambal Roti Ibu Imas tidak perlu dimasukkan ke kulkas dan tahan 1 bulan. Tidak perlu dimasukkan ke kulkas karena akan keras jika dimasak nanti. Hati-hati juga jika mau membeli karena menurut beliau, banyak penjual jambal roti lain yang menggunakan pengawet seperti formalin. Punya Bu Imas sudah diuji Dinas Perindustrian jadi menurut beliau tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Pegang saja ikannya, jika empuk dan dihampiri lalat, maka jambal roti tersebut tidak memakai bahan pengawet buatan.

Suasana pelelangan ikan

Udang yang dilelang

Tawar menawar harga

Ikan Manyung yang biasa menjadi bahan dasar jambal roti


3. Pantai Pasir Putih

Jika kamu pernah mendengar berita peledakan kapal di Pangandaran, di sini lah lokasi peledakan tersebut terjadi. Kapal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pantai Pasir Putih. Selain keberadaan kapal ini, pasir yang benar-benar putih memang sangat memanjakan mata. Sayang, banyak karang rusak yang sampai ke tepi pantai. Jika lo bermain air di tepi pantai, kaki lo akan menginjak karang-karang (dan itu sakit). Ombaknya pun membawa karang-karang yang rusak (jadi kaki atau badan lo juga akan terhempas karang).

Di sini lo bisa snorkeling (kalo lagi nggak surut, karena bisa surut sampai kapal karam tadi). Di sediain juga jasa penyewaan alat snorkeling, pelampung, kamera go pro, dan tikar (bagi yang cuma mau duduk di pinggir pantai). Kemarin gue cuma nyewa pelampung, harganya 15k dan dipinjami tikar gratis. Banyak juga jasa tattoo temporary di sini. Jangan kaget juga ada rusa dan monyet. Hati-hati dengan bawaan kalian. Monyet sangat tertarik dengan kantong kresek dan minuman berwarna. Bisa-bisa bawaan lo dicuri dan nggak akan kembali lagi.

Snorkeling di daerah Pantai Pasir Putih merupakan pengalaman tersendiri. Walaupun cahaya matahari cukup terik, pemandangan bawah laut kurang begitu jelas terlihat. Terumbu karang di sini besar dan melebar. Cukup banyak berbagai jenis ikan terlihat jika mata lo cukup jeli. Sayangnya, snorkeling di sini sangat riweh. Pada dasarnya, pantai ini memang pantai selatan jadi ombaknya memang sudah besar. Banyak perahu membawa penumpang dari Pantai Timur lalu lalang dan membunyikan pluit. Perahu yang lalu lalang membuat laut semakin bergelombang. Belum lagi terdengar dentuman pintu kapal yang pernah diledakkan itu. Setiap ombak datang, pintu kapal akan menutup kencang sehingga menyebabkan dentuman hebat. 






3. Cagar Alam Pangandaran

Biaya masuk 21k sudah termasuk asuransi. Kalau lo ke Pantai Pasir Putih lewat jalur laut, lo nggak akan mendapatkan asuransi. Jika dari Pantai Pasir Putih ingin masuk ke Cagar Alam, akan ada penjaga yang akan menagih tiket. Selain itu, terdapat dua pintu untuk masuk Cagar Alam Pangandaran, yaitu pintu timur (wilayah Pantai Timur) dan pintu barat (wilayah Pantai Barat). Pengunjung lebih ramai melewati pintu barat.

Depan tugu cagar alam di pintu timur
Terdapat beberapa jenis hewan yang hidup di dalam cagar alam ini. Beberapa diantaranya yaitu rusa, monyet, lutung, burung merak, dan burung rangkong. Rusa, monyet, dan merak sudah terhabituasi oleh manusia. Walaupun sudah ada peraturan dilarang memberi makan hewan di cagar alam, tidak sedikit pengunjung yang usil dan tetap memberi makan. Hal ini membuat hewan (terutama monyet) mengenali makanan manusia dan lebih mengincar makanan manusia daripada pakan alaminya. Diharapkan juga kepada pengunjung untuk tidak membawa kantong kresek dan minuman berwarna di luar tas, karena akan menarik perhatian monyet.
Jalur pejalan kaki
Jembatan menuju Pantai Pasit Putih

Rusa (biasa disebut uncal)
Monyet ekor panjang
Merak (di luar kawasan cagar alam)
Lutung
Uniknya, hewan-hewan ini sudah biasa berjalan-jalan di luar kawasan cagar alam. Kebiasaan masing-masing hewan berbeda. Lutung akan pergi keluar cagar alam dan mencari makan di pohon-pohon saja, karena memang lutung arboreal (hidup di pohon). Lutung tidak mengganggu penduduk sekitar. Burung merak berjalan-jalan keluar cagar alam tetapi selama gue di Pangandaran, jarang terlihat merak mencari makan. Uncal, sebutan untuk rusa oleh penduduk, cukup banyak berada di luar kawasan cagar alam. Mereka memakan tanaman hias penduduk sampai mengobrak-abrik tempat sampah. Uncal cukup menganggu penduduk. Tetapi tidak jarang pedagang sayur atau warung makan yang memberikan sayur sisa kepada uncal-uncal ini. Terakhir, monyet. Mereka cukup meresahkan penduduk terutama penduduk wilayah Pantai Barat. Apalagi pemilik warung kerap kali waspada akan kehadiran monyet. Monyet sering mengambil minuman sachet, minuman berwarna kemasan botol, kacang, sampai bahan-bahan dapur.

Seluruh tempat sampah di kawasan Pangandaran (di dalam maupun di luar cagar alam) sederhana seperti ini

-Situs Batu Kalde

Masih di dalam kawasan cagar alam. Konon, situs ini merupakan peninggalan Kerajaan Pananjung yang dulu berjaya di kawasan Pangandaran. Batu Kalde yaitu simbol sapi karena dulu kerajaan tersebut merupakan kerajaan hindu. Kalde sendiri artinya kijang, karena pada awalnya penduduk mengira batu tersebut berbentuk kijang. Selain itu terdapat dua makam simbolis dari pendiri Islam pertama di Pangandaran. Terdapat juga sisa reruntuhan singgasana raja.

Batu Kalde dan Arca Lingga

Arca Yoni

2 Makam simbolis penyebar Islam pertama di Pangandaran

Singgasana Kerajaan Pananjung





-Goa Jepang

Goa Jepang di cagar alam ini cukup tersebar luas. Ada yang digunakan sebagai persembunyian (di dekat pintu barat), pengintaian (di dekat Pantai Pasir Putih), sampai tempat penyimpanan senjata. Sayangnya pihak-pihak tidak bertanggung jawab meninggalkan coretan - coretan perusak.
















4. Sunrise dan sunset sekaligus!

Karena bentuk daratan yang strategis, lo bisa lihat sunrise sekaligus sunset di Pangandaran ini. Bisa dibilang dalam waktu maksimal 30 menit, lo bisa membelah Pulau Jawa dari timur ke barat atau sebaliknya. Asik kan?

Di Pantai Timur lo bisa lihat sunrise. Sekitar pukul 5.15 sudah bisa terlihat jika tidak berawan. Di pantai ini, ada spot favorit gue buat nunggu sunrise, yaitu dermaga bambu yang ada tingkat tiganya. Dermaga ini merupakan satu-satunya dermaga yang ada tingkatannya. Dermaga lain sederhana dan tampak tidak sekokoh dermaga ini. Kenapa banyak dermaga di Pantai Timur? Pantai Timur berbatu-batu besar sehingga perahu tidak bisa menepi di pantai. Sering gue lihat nelayan mendayung dengan mangkok sembari naik ban dari perahunya menuju daratan. Perahu sering digunakan sebagai objek wisatawan untuk menuju pantai pasir putih jika tidak lewat cagar alam. Cukup membayar 50k per orang sudah diantar bolak balik ke Pantai Pasir Putih. Anyway, banyak water sport di sini. 100k perorang untuk tiga permainan (banana boat, doughnut, dan ufo). Terdapat juga parasailing dan flying fish.

Sunrise yang terhalang awan
Wefie dari tingkat 2 dermaga
Dermaga terkokoh untuk lihat sunrise

Panorama Pantai Timur
Parkiran perahu nelayan
Perahu khas Pangandaran

Pantai Barat tempat yang tepat buat lo nunggu sunrise. Di pantai ini lebih banyak pengunjungnya karena wisatawan bisa berenang dan body surfing disini. Dataran pasir yang menghampar luas membuat pantai ini sering dijadikan tempat keluarga atau kantor mengadakan gathering. Jangan tanya ramainya seperti apa saat weekend. Pengunjung yang sering ke Pangandaran yaitu pengunjung dari Bandung. Mereka biasa touring dan pulang pergi tanpa harus menginap.



Bagi lo yang suka main sepeda-sepedaan, mau nyewa motor trail buat nyetir di atas pasir, disini banyak banget penyewaannya. Apalagi hari Sabtu, jalanan akan macet dengan sepeda-sepedaan. Pantai akan ramai dengan pengendara motor trail. Ada juga penyewaan sepeda tandem. Oh iya sepeda yang sudah dimodif seperti mobil ini memiliki fasilitas full music. Rame deh!




5. Bulak Laut markas bule

Mana sih bule?! Kok jarang lihat bule ya. Mereka main di pantai mana? Hahaha. Kalian tahu lah bule menginginkan tempat yang sepi. Bulak Laut lah tempatnya. Lokasinya dekat terminal, masih sepanjang Pantai Barat. Di sini ombaknya besar, jadi para bule bisa surfing. Beberapa kali ada pengunjung lokal yang terbawa ombak dan tidak bisa menepi. Surfer lokal Pangandaran dengan sigap selalu menyelamatkan mereka. Disini juga banyak ditemukan yuyutuk. Yuyutuk adalah kepiting-kepiting kecil. Beragam bentuknya. Tapi agak sulit menangkapnya karena mereka berada di dalam pasir. Makanan cafe disini juga tidak mahal. Harga kelapa mudanya sama seperti di Pantai Timur yaitu 10k.







Jadi siapa yang mau menambah pengalaman indahnya di Pantai Pangandaran?