What are you looking for?

I don't have to buy a nude lipstick again!

Galau mau pake lipstick nude tapi takut wajah keliatan pucat? Pengen make up tapi tetep pengen kelihatan cantik alami? Kamu bisa atur warna lipstick nude kamu sekarang! Yang kamu perluin, cuma foundation, bedak, lipstick merah, dan concealer.

1. Pastiin bibir kamu bersih ya
2. Olesin alas bedak secara merata di seluruh bagian bibir kamu
Revlon touch & glow foundation dan sponge untuk meratakan
Hasilnya akan seperti ini
3. Bubuhkan bedak. Bisa bedak tabur atau padat. Disini aku pake bedak padat biar menempel sempurna pada bibir
Bedak padat revlon untuk oily face
Beginilah hasilnya. Foundation dan bedak akan membuat lipstick tahan lama juga memudarkan warna lipstick merah yang akan kita pakai nanti
4. Oleskan lipstick merah andalanmu!
Lipmatte revlon warna merah
Hasilnya seperti ini. Warnanya akan menjadi pink tua.
4. Oleskan concealer pada bagian tengah bibir. Lalu ratakan ke seluruh bibir dengan sponge.
Concealer revlon jenis badge (paling terang)
Oleskan concealer sesuai selera. Banyak tidaknya concealer akan mempengaruhi warna nude bibir kamu nanti
5. Taraaa! You are a barbie doll now
Nude lips for your day!
Nude lips make you look natural
Do not ever afraid to experiment!

Stereotype nasi merah

Setiap hari saya membawa nasi merah ke kampus. Banyak orang bertanya kepada saya apakah saya diet. "Mau sekurus apa lagi lo, Yu?" Begitulah orang-orang merespon nasi merah.

Padahal, nasi merah bukan hanya untuk diet, tapi juga untuk kesehatan. Beberapa artikel menyebutkan bahwa nasi merah bisa menjaga gula darah, sebagai antioksidan, menjaga kolestrol tubuh, dan lain-lain (please find by your self!).
Tidak perlu banyak nasi merah untuk kenyang

Yang jelas, beras merah mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan beras putih. Hal ini disebabkan proses penggilingan yang sederhana (tanpa penggilingan dan pengelupasan) pada beras merah sehingga nutrisi tidak terbuang bersama ari beras.

Walaupun beras merah banyak mengandung serat, bukan berarti beras merah hanya untuk orang diet ya. Mari kita ubah stereotype nasi merah dan mulailah hidup sehat! Cheers!

NB: masaklah beras merah dengan perbandingan air : beras = 3 : 1

Pulang Pergi Jembatan Cinta

Jembatan Cinta merupakan ikon utama dari Pulau Tidung. Alkisah ada sepasang kekasih yang berjalan menyusuri jembatan ini kemudian mereka berbahagia (kisah lengkapnya ada di prasasti Jembatan Cinta). Tidak begitu jelas kisahnya, namun Jembatan Cinta ini lah yang membuat Pulau Tidung terkenal.
Jembaran Cinta menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil
Jembatan Cinta bukan terkenal karena “cinta-cintaannya”, melainkan tantangannya! Jembatan ini memiliki ketinggian kurang lebih 3 meter dari permukaan laut. Biasanya jembatan ini sering dijadikan ajang memacu adrenalin. Ternyata jika sudah ditepi jembatan, banyak juga yang mundur dan nggak jadi loncat karena takut.
Tangga di belakang kami (kanan foto) akan menuju tempat orang meloncat dari Jembatan Cinta
Biasanya orang ke Pulau Tidung pake travel agent. Tapi bagi kamu yang mau pulang pergi bisa lho. Jika waktumu sedikit, uangmu sedikit, tapi pengen banget ke pantai yang oke, kamu PP aja ke Pulau Tidung. Di sini banyak water sport, seperti banana boat, doughnut, dan juga snorkeling. Bagi yang mau santai-santai bisa di bale-bale pinggir pantai, tanpa dipungut biaya.
Di belakang kami (kanan) merupakan bale-bale untuk bersantai menikmati desiran ombak laut
Beli aja tiket ketengan dari pelabuhannya. Dengan Rp 40.000 saja kamu bisa di antar ke Pulau Tidung. By the way ada pembagian Pelabuhan Muara Angke menjadi Muara Angke Lama dan Muara Angke Baru (kali biru). pelabuhan Kali Biru lebih bersih (tidak becek karena pasar). Kedua pelabuhan ini letaknya berdekatan Lebih baik stand-by di pelabuhan dari jam 6 walaupun kapal akan berangkat jam 7an. Tanya kapal yang paling cepat berangkat agar kamu punya lebih banyak waktu di Pulau Tidung. Durasi perjalanan di atas kapal kurang lebih 3 jam. Sebenernya bisa lebih cepat kalo semua penumpang hanya ingin ke Pulau Tidung. Tapi hal ini jarang banget terjadi, pasti ada  yang mau ke pulau tetangga yang memang dilewati kalo mau ke Pulau Tidung.
Lebih baik kamu pilih tempat duduk di atas kapal, kalau bisa di luar dek kapal. Di bagian ini, pemandangan laut lebih terlihat dan angin lebih terasa. Kapal yang berangkat pagi cukup banyak, namun kamu sudah harus pulang sekitar jam 2 dari Pulau Tidung karena kapal terakhir memang hanya ada yang jam segitu untuk kembali ke pelabuhan Muara Angke. Harga tiketnya sama yaitu Rp 40.000. Tapi kalo kamu pulang jam segini, bisa-bisa hanya kamu saja penumpangnya. Karena jarang yang berfikiran untuk pulang jam 2, apalagi check out kamar biasanya jam 12.
Kepikiran apa yang terjadi kalo penumpangnya sedikit? Yap! Kapal akan lebih terombang-ambing, ditambah ombak yang semakin besar jika semakin siang. Bagi yang mabuk laut, sangat tidak disarankan untuk duduk, lebih baik tiduran atau tidur sekalian agar nggak pusing. Jaga juga barang-barang agar nggak ngegelinding. Tapi durasi perjalanan akan lebih cepat, bisa 2 jam saja karena nggak mampir-mampir pulau tetangga dulu.


Museum Kata Andrea Hirata

Siapa yang tak kenal Andrea Hirata? Pengarang novel Laskar Pelangi ini berhasil mendirikan sebuah museum kata di Belitung, tepatnya di Jalan Laskar Pelangi, Gantong, Belitung Timur. Museum ini didirikan sejak awal tahun 2010 dan semakin berkembang baik seiring berjalannya waktu.

Museum ini merupakan satu-satunya museum kata di Indonesia. Tak heran jika jenis museum ini masih terdengar asing bagi penduduk Indonesia. Museum terlihat berwarna-warni dan sangat unik. Terdapat beberapa sepeda digantung dan ada patung Gulliver berbaring di rerumputan. Batu-batu di halaman depan museum pun di cat berwarna-warni, mengingatkan kita kepada beragamnya laskar pelangi.
Halaman depan museum
Museum ini tidak memungut biaya retribusi bagi pengunjung. Di dekat pintu masuk, disediakan kotak untuk pengunjung jika ingin menyumbang seikhlasnya. Museum ini benar-benar dikelola oleh Andrea Hirata dengan hasil keringatnya sendiri. Beliau mempekerjakan orang lokal untuk mengurus museum. Bahkan di dalam museum ini terdapat sekolah gratis untuk anak-anak Belitung. Uniknya, kelas yang dipakai untuk mereka sekolah mirip dengan kelas dalam film Laskar Pelangi, baik interiornya maupun bangunannya.

Begitu lah museum kata, pastinya kita akan disambut oleh ribuan kata-kata indah dari berbagai penjuru dunia. Terdapat quote-quote tokoh terkenal, dan tentunya, karya-karya Andrea Hirata, baik yang sudah diterbitkan maupun yang belum diterbitkan. Tidak hanya di dinding, di lantai pun terdapat berbagai macam kata.
Salah satu sudut museum dengan seluruh edisi Laskar Pelangi
Quote Andrea Hirata
Quote Andrea Hirata
Musuem kata ini menyediakan tempat untuk kita membaca. Tempatnya sepi dan cukup luas. Bahkan ada panggung kecil yang biasa digunakan untuk Jamming jika ada event tertentu. Ada pula dapur yang sudah disulap menjadi kedai kopi yang bernama Warkop Kupi Kuli. Warkop ini menyediakan kopi dan juga berbagai cemilan khas Belitung. Tepat di samping warkop ini ada kantor pos. Kamu bisa berkirim surat ke teman-temanmu di seluruh dunia dari kantor ini, tentunya dengan perangko asli Belitung.
Salah satu sudut baca museum
Salah satu sudut ruang dengan berbagai macam karya Andrea Hirata
Salah satu sudut ruang dengan quote tokoh-tokoh terkenal
Jika kalian tertarik dengan dunia sastra dan keunikan Belitung, jangan ragu untuk berkunjung kesini! Buku merupakan jendela dunia, maka mengapa kamu perlu repot-repot membuktikannya?

Please visit http://www.museumkataandreahirata.com/ for further information.

Gereja Tua Sikka, Flores

Sikka merupakan salah satu kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur. Nama “Sikka” ini diambil dari sebuah desa kecil dekat Kecamatan Lela, Desa Sikka. Mengapa?

Desa Sikka terletak di daerah selatan Kabupaten Sikka. Desa Sikka memiliki sebuah gereja bersejarah, Gereja Tua Sikka. Tua karena gereja ini sudah berdiri lebih dari satu abad, dan masih berdiri kokoh sampai sekarang. Gereja ini didirikan pada tahun 1899 oleh Pastor asal Portugis, Y. Engbers, beserta Raja Sikka, Yoseph Mbako II Ximenes da Silva.
Pelataran gereja
Gereja Tua Sikka
Ciri khas abad XVIII-XIX terlihat jelas jika memasuki gereja tua ini. Begitu masuk, kita akan disambut dengan patung di sisi kiri dan kanan. Di sisi kiri, merupakan patung Menino Yesus (Yesus kecil). Di sisi kanan merupakan patung Pastur yang memegang Al-Kitab. Di bawah patung Pastur ini terdapat air berkat. Patung-patung ini terbuat dari gading dan dibawa oleh Don Alexius Ximenes da Silva dari Malaka. Di dalam Gereja tua Sikka jika kita mengarah ke kiri dari pintu masuk, kita akan menemukan prasasti bertuliskan nama pastor Le Cocq D’Armandville Sj. Beliau adalah misionaris asal Portugis, perintis Gereja Tua Sikka ini. Di ujung gereja terdapat panggung, seperti gereja pada umumnya. Langit-langit gereja ini ditopang dengan posisi penyangga yang unik. Cukup banyak bangku yang tersedia disini, sehingga cukup untuk menampung banyak orang. Jika ada wisatawan yang ingin masuk, dikenakan biaya sumbangan di bawah patung Pastur tadi. Biayanya berapa saja, dan jangan lupa untuk isi buku tamu.
Patung Menino Yesus
Patung Pastur
Prasasti perintis gereja
Panggung gereja
Lorong gereja, dilihat dari depan pintu
Langit-langit unik
Gereja ini memiliki lapangan yang cukup luas. Di samping gereja terdapat pemakaman umum. Penduduk di desa ini memiliki darah portugis. Dapat dilihat dari suku mereka, salah satunya da Silva. Mata pencaharian mereka yaitu nelayan, karena desa ini benar-benar di sisi pantai. Selain itu, para wanita di desa ini juga menenun.
Kalian bisa melihat proses pembuatan tenun di belakang lokasi Gereja Tua Sikka dengan harga Rp 150.000. Dapat juga membeli kain tenun dengan harga mulai dari Rp. 600.000. Ada harga, ada kualitas. Kain tenun yang lebih murah, dibuat dari pewarna toko dan benang yang sudah jadi. Kain tenun yang lebih mahal, dibuat dari pewarna alami, dan benangnya benar-benar dibuat sendiri dari kapas. Pewarna alami yang dipakai yaitu daun nila (warna biru) dan akar mengkudu (warna merah). Jika tidak sanggup membeli kain, tersedia juga syal tenun, yang harganya jauh lebih murah. Syal tenun dengan pewarna alami dapat diperoleh dengan harga Rp 200.000. Karena daerah ini sudah menjadi tempat wisata, harganya memang sedikit lebih mahal dibandingkan jika kita membeli di desa pembuat tenun lainnya. Terdapat juga penjual gelang dari kerang namun Ibu ini menjualnya cukup mahal yaitu Rp 15.000 untuk satu gelang.
Syal tenun Sikka

Di dekat tempat proses pembuatan tenun, terdapat bekas peninggalan Kerajaan Sikka. Sayangnya, tidak terawat, banyak atap yang bocor dan papan kayu yang tanggal. Dari sini, kita dapat melihat pantai dengan pasir hitam dan laut biru yang indah. Namun, tidak ada apa-apa di dalam ruangan bekas kerajaan ini, karena benda-benda pusaka peninggalan Raja Sikka sudah dipegang masing-masing oleh keturunannya. Alangkah baiknya jika pemerintah membuat replikanya sehingga para wisatawan dapat melihatnya juga. Bekas kerajaan ini juga perlu pemugaran kembali agar bisa menjadi objek wisata yang semakin menarik. Di depan bekas kerajaan ini, terdapat 3 makam yang merupakan makam Raja Sikka.
Bekas Kerajaan Sikka
Pantai Desa Sikka
Pasir hitam Sikka
Makam Raja Sikka

Pesona Kesunyian Pulau Tukong, Belitung

Coba cari di google. Pasti yang muncul bukan Pulau Tukong, Belitung kan? Yap! Karena pulau ini tidak berpenghuni, hanya sebatas hamparan pasir putih ditemani batu-batu besar. Jika kamu berwisata keliling pulau-pulau dari Tanjung Kelayang, kamu pasti diantar ke Pulau Burong, Pulau Pasir, dan Pulau Lengkuas. Untuk yang satu ini kamu harus minta ke guide kamu untuk mampir ke Pulau Tukong. Biasanya pulau ini digunakan para fotografer dan model sebagai setting pemotretan. Tau kan kalo fotografer nyari setting yang kaya gimana? Sepi, tenang, dan pastinya memang pemandangannya oke. Itu lah gambaran Pulau Tukong.
Pulau Tukong, cotton candy cloud, dan langit biru
Very recommended to laying on this rock!
Entah mengapa namanya Pulau Tukong, guidenya bilang orang setempat bilangnya Pulau Tukong. Tapi beda ya sama Pulau Lutong. Kalo Pulau Lutong aksesnya dari Tanjung Binga. Kalo dari arah kota Tanjung Pandan, Tanjung Binga sebelum Tanjung Kelayang.


Bagi yang mau bersantai sejenak, menyepi dari dunia luar beserta keramaiannya. Ini lah surgamu! Kamu dapat berbaring diatas batu besar, melihat cotton candy cloud di langit biru, dan tak lupa, sentuhan lembut ombak menyentuh kakimu. 

Posisi tangan saat menulis ternyata cerminan kerja otak!

Tahukah kamu bahwa posisi tangan saat menulis pada setiap orang berbeda-beda?

Mungkin ini hal sepele buat sebagian orang. Tapi dari memperhatikan hal yang sepele, justru banyak hal besar yang dapat terungkap. Apa saja posisi tangan saat menulis?

Pertama yaitu non-inverted. Posisi ujung pulpen yang dipegang menghadap ke depan. Telapak tangan sejajar dengan lengan.
Non-inverted, tangan jauh (sedikit diangkat) dari ujung pulpen
Kedua yaitu inverted.  Posisi ujung pulpen berada di samping atau bahkan di belakang tangan. Biasanya diiringi dengan posisi telapak tangan menghadap ke dalam atau sampai ditekuk, sehingga tidak tegak lurus dengan lengan.
Inverted, tangan dekat dari ujung pulpen
Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi posisi tangan saat menulis salah satunya yaitu posisi tangan saat memegang pulpen (dekan dengan ujung pulpen atau jauh dari ujung pulpen?)
Biasanya, orang yang menulis dengan cara non-inverted akan memegang pulpen jauh dari ujung pulpen, dan tulisannya tidak begitu rapih. Umumnya laki-laki yang menggunakan posisi non-inverted ini.

Kebalikan dari non-inverted, inverted merupakan posisi yang umumnya dilakukan oleh perempuan. Biasanya tulisannya lebih rapih karena mereka memegang pulpen dekat dengan ujung pulpen. Semakin dekat dengan ujung pulpen maka kontrol terhadap tulisan sepertinya akan semakin baik.

Ternyata posisi tangan ini berkaitan dengan lateralisasi bahasa pada otak kita. Lateralisasi itu pembagian tugas pada otak menjadi otak kanan dan otak kiri. Otak memproses bahasa pada otak kiri, tepatnya pada area Broca.

Jika kamu tidak kidal non-iverted atau kidal inverted, maka lateralisasi bahasa kamu memang di otak kiri. Pembagian lateralisasi otak juga jelas.
Jika kamu tidak kidal inverted atau kidal non-inverted, maka lateralisasi bahasa kamu diduga berada di otak kanan. Dan jika kamu perempuan, pembagian lateralisasi otak kamu tidak begitu  pasti. Mungkin yang dimaksudkan di sini pembagian tugas antara otak kanan dan kiri tidak jelas jadi bisa dilakukan oleh kedua bagian otak.


Seru kan? Jika mau tahu secara ilmiahnya, bacalah Jurnal Variations in Writing Posture and Cerebral Organization oleh JERRE LEVY dan MARYLOU REID di Jurnal Science tahun 1976.

Perawatan rutin itu penting, sepenting apa?

London Beauty Center atau yang biasa kita kenal dengan LBC merupakan salah satu klinik kecantikan yang sudah tersebar di wilayah Indonesia. Berawal dari usaha bisnis pasangan suami istri di Yogyakarta, LBC sudah jauh berkembang pesat sekarang. Beruntungnya LBC ada di Bintaro tepatnya di Ruko seberang Bintaro Plaza sektor 3A. LBC juga terdapat di Bogor tepatnya di Ruko Bangbarung samping rumah sakit AZRA. Cocok untuk gue yang tinggal di Bintaro tapi kuliah di Bogor.

Gue mulai ke LBC tahun 2012. Muka gue dulu emang gak mulus karena jerawatan. Tipe jerawatnya yang kecil-kecil merah ada di pipi dan di dahi. Pertama kali datang, kita dianjurkan untuk konsultasi ke dokter kecantikan LBC secara free sebelum melakukan perawatan lebih lanjut.

Pertama-tama, dokter akan memfoto wajah kita dan menyimpannya di komputer. Hal ini dilakukan sebagai perbandingan hasil perawatan yang akan kita lakukan kelak. Kemudian akan ditanya-tanya oleh dokter seputar aktivitas, makanan, dan masalah kulit wajah yang dialami. Dokter menyarankan gue untuk peeling, bukan facial. Karena tipe wajah gue kalo cuma facial, radangnya bakal lama hilang. Peeling itu sebenarnya facial dengan tambahan treatment hot and cold (wajah diberi perlakuan panas dan dingin) agar peradangan wajah berkurang. Gue mencoba untuk peeling ringan. Pas pertama kali peeling, sakitnya luar biasa karena jerawat masih banyak. Setelah peeling, wajah kita tidak boleh terkena air selama 2 jam, dan tidak boleh memakai krim LBC selama 2 hari.

Kemudian dokter memberikan krim muka untuk gue pakai rutin. Ada krim pagi dan krim malem. Dianjurkan untuk oles tipis-tipis saja ke wajah. Krim pagi berupa gel (krim nomor 4), sedangkan krim malam benar-benar berbentuk krim (krim nomor 74). Yang gue tahu, krim-krim yang gue dapet ini mengandung anti bakteri agar wajah gue bersih dan dapat mengurangi jerawat. Setiap nomor berbeda komposisinya.
Krim wajah LBC (kir krim pagi, kanan krim malam)

Sebenarnya bentuk gel akan mengurangi minyak di wajah. Namun wajah gue emang mudah banget berminyak jadi tetap saja perlu oil paper saat beraktivitas. Krim malam juga membuat kulit wajah gue berminyak pada pagi harinya.

Jangan lupa untuk memakai krim ini tipis-tipis saja. Karena jika kebanyakan nggak akan menambah efek baik, yang ada malah boros. Krim ini bisa habis dalam waktu kurang dari 3 bulan.

Setelah 2 tahun pemakaian, gue sudah dapetin hasilnya. Temen-temen pada bilang wajah gue menjadi bersih dan mulus. Memang jerawat masih suka muncul sebelum menstruasi tiba, itu pun hanya satu atau dua jerawat dan gue rasa itu wajar karena adanya aktivitas hormon.

Padahal gue sesekali lupa untuk pakai krim malam. Bahkan gue pernah lupa bawa krimnya ke asrama padahal pulang ke rumah masih seminggu lagi. Namun tidak menimbulkan efek samping (contoh: jerawat tambah banyak). Peeling juga sudah jarang gue lakuin. Dokter menyarankan untuk peeling 2 minggu sekali, namun karena males sakit, gue peeling hampir 1 tahun sekali. Namun jerawat juga tetap tidak muncul. Walaupun komedo akan sering muncul, tapi komedo mudah kita bersihkan sendiri dengan alkohol.

Pemakaian krim ini tidak menambah putih wajah gue. Dokter sempet nawarin mengganti krim wajah agar menjadi putih karena sudah nggak ada jerawat lagi, jadi perlu treatment baru. Namun, gue emang gak pengen putih, karena gue udah nggak putih-putih amat sekarang. Daripada belang muka sama tangan hahaha.

Harga krim sekarang sudah Rp 90.000,00
Untuk peeling ringan sudah diatas Rp 200.000 gue lupa tepatnya berapa.

NB: Perlu diingat, reaksi krim bagi setiap orang beda-beda. Bisa saja nggak cocok dan makin parah. Makanya penting untuk konsultasi ke dokter kecantikan terlebih dahulu, sebelum melakukan perawatan.

For further information please search "London Beauty Center" on google!

Pohon sukun renungan Bung Karno

1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Inilah dasar negara kita, yaitu pancasila. Tepat pada 1 Juni biasa kita peringati sebagai hari lahir pancasila. Tapi apa sebenarnya cerita sebelum lahirnya pancasila?

Presiden pertama Indonesia, Soekarno, sempat diasingkan ke Ende. Ende merupakan salah satu kota yang berada di Pulau Flores. Selama pengasingannya ini, Soekarno memikirkan sila ke 5 yang akan menjadi dasar Negara Indonesia.

Memikirkan perumusan pancasila, beliau merenung di bawah pohon sukun. Setiap hari Soekarno merenung di bawah pohon ini.

Pohon ini masih berdiri tegak sampai sekarang di Taman Renungan Bung Karno. Tepat dibawahnya terdapat monumen berupa patung Soekarno sedang duduk termenung. Di sebelah taman ini terdapat Lapangan Pancasila yang biasa dipakai untuk upacara peringatan hari lahir pancasila.
Monumen Bung Karno di bawah pohon sukun (kanan)
Bung Karno duduk di sebuah bangku panjang, terdapat kolam tepat di depan monumen Bung Karno.
Lapangan pancasila

Monumen ini dibuat dari perunggu dan dibawa ke Ende dengan kapal laut melalui Surabaya. Patung yang dibuat merupakan patung Soekarno muda yang duduk merenung.
Patung Bung Karno muda merenung

Terdapat juga Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Kampung Ambugaga, kurang lebih terletak 300 m dari taman ini.

Jika anda berkunjung ke Kota Ende, tidak ada salahnya anda mampir untuk bersantai sore di taman ini sembari merenung, apakah kita sudah melaksanakan setiap butir pancasila?
Saya di depan monumen Bung Karno


For further information please visit:


English is never enough

Sudah menjadi hal biasa kalo kamu jago bahasa inggris. Gue rasa itu udah kewajiban dimana sekarang udah masuk era globalisasi. Tapi apa lo mau gitu-gitu aja? Gak mau jago bahasa selain inggris?

Les bahasa emang nggak murah. Jujur, kalo beli buku dan kamusnya aja, bakalan lupa buat dipelajarin kalo nggak ada mentornya. Bakalan berdebu tuh buku di sudut kamar. Terus gimana ya biar kita bisa improve kemampuan bahasa kita?

Bagi lo yang pake android, bisa download "Duolingo" di play store lo secara free. Sepertinya aplikasi ini juga ada untuk iOS dan windows. Please check. I want to know too.

Apa sih Duolingo itu?
Ini merupakan aplikasi yang akan mengajarkan kita bahasa asing selain bahasa inggris. Disini kita akan diingatkan setiap harinya untuk latihan dengan notification tersendiri. Terus berbagai bahasa tersedia di sini. Dari mandarin sampe perancis pun ada. Kalo gue lagi intens pelajari bahasa perancis setiap harinya. Bisa pilih pelajari bahasa lebih dari satu jenis kok.
Ini tampilan menu untuk bab yang sudah dipelajari. Tiap bab punya strength bar, jadi kalo strength bar udah berkurang, tandanya kita harus latihan bab itu lagi. Kenapa? Karena pasti kita udah lupa sama apa yang dipelajari di bab itu.


Tadinya gue sekalian belajar bahasa itali. Tapi waktunya gak cukup. Jadi sekarang konsen ke bahasa perancis. Baru fluent 18%. Bisa lagi nambah course bahasa lain.
Ini tampilan profile kita. Kita bisa follow teman kita yang pake Duolingo juga dan saling tahu bagaimana perkembangan pembelajaran bahasa kita.
Ini tampilan bab yang belum dipelajari. Bab yang dipelajari berurutan sehingga nggak bisa masuk ke level yang ini. Harus berurutan karena makin tinggi level akan melibatkan bab-bab sebelumnya. Kaya main game aja.
Ini tampilan linglot kita. Linglot semacam gem gitu sebagai bonus setiap kita selesai suatu level. Kalo linglotnya udah banyak bisa beli feature-feature yang bisa membantu kita mendalami bahasa lebih baik lagi.
Tiap bab juga ada sub-babnya. Nah bab yang berwarna bisa dipelajari, disini berarti feeling dan posses. 3 berada ditingkat kesulitan yang sama.
Subbabnya juga harus dikerjain berurutan. Jadi harus mulai dari lesson 1 dulu baru bisa ke lesson 2. Test out ibaratnya kaya ulangan untuk setiap bab. Jadi review dari lesson 1-9 untuk bab feeling ini.
Salah satu contoh soal. Setiap soal ada suara yang membacakan kalimat soal. Jadi biar kita familiar sama aksen bahasanya. Dalam kasus ini, 
Contoh kalo jawaban kita salah. Bakalan dikasih tau apa jawaban yang bener. Terus poin kita bakal berkurang kalo jawaban kita salah. Ini menuntut kita biar gak salah dan mencapai poin 100 untuk menyelesaikan 1 subbab.
Ini contoh soal untuk mengartikan soal. Tapi disini kita harus mengetik sendiri jawabannya.
Kalo yang ini, kita harus masang-masangin setiap kata dengan terjemahan bahasa inggrisnya.
Kalo ini kita menerjemahkan bahasa inggris ke bahasa yang kita pelajari. Lihat garis hijau di atas. Garis hijau sudah hampir sampe finish berarti subbab sudah mau selesai.
Ini tampilan kalo kita udah selesein 1 subbab. Di sini gue pasang target sehari harus ngerjain 2 subbab. Bisa disetting sehari sampe 5 subbab.
Ketinggalan! Ini 1 contoh soal terakhir. Pilih terjemahan kalimat. Sebenernya masih ada 1 tipe soal lagi yaitu kita mengucapkan kalimat soal. Tapi gue setting off dulu karena gue sering belajar Duolingo di tempat ramai. 
Nah gimana? Udah ada aplikasi sepraktis ini kita masih juga males? No pain no gain, dude!