What are you looking for?

Showing posts with label toner. Show all posts
Showing posts with label toner. Show all posts

My last messages in 2017


Aku sudah cukup lama tidak menulis blog. Pilihan kata yang tepat sebagai alasannya adalah "overthinking". Ya, terlalu banyak yang ingin aku share ke kalian, tetapi aku benar-benar mencari sebuah ide tulisan yang benar-benar bermaanfaat bagi kalian. Sampai hari ini, 29 Desember 2017, aku menemukan sebuah pesan yang benar-benar aku ingin sampaikan ke kalian.

Sebagian besar orang bilang aku memiliki paras yang cantik. Aku bersyukur atas karunia itu. Namun apa yang menjadi pikiranku sekarang adalah jerawat yang selalu saja muncul setiap minggunya dan bekas jerawat yang sulit sekali diusir. Tentu saja dua hal ini membuat aku merasa tidak cantik. Sama sekali.

Micell on the water

Micellar Water merupakan jenis produk perawatan wajah yang dapat membantu kamu untuk membersihkan wajah secara sempurna. Micelle yang terkandung dalam air dapat membersihkan kotoran sampai pori-pori wajah secara efisien. Lebih pentingnya lagi, kamu tidak perlu membilas setelah pemakaian. Micellar Water juga dapat digunakan sebagai make up remover, tanpa menimbulkan efek wajah kering. Bahkan Micellar Water tetap menjaga kelembaban wajah kamu.

Bagaimana cara pakainya?

Gampang banget! Cukup tuangkan Micellar Water pada kapas dan usapkan keseluruh bagian wajah (termasuk mata dan bibir!). Setelah itu tunggu sampai agak kering dan kamu bisa pakai pelembab wajah seperti biasa.

Kecanggihan Micellar Water membuat harganya tidak murah. Disini, aku mau review salah satu Micellar Water yang cukup ramah di kantong. Corine de Farme (biasa disingkat CDF) merupakan produk Micellar Water dari Perancis. Micellar Water ini mengandung bunga peony sehingga dapat berfungsi sebagai toner juga. Produk ini pun mengklaim dapat digunakan bagi pengguna lensa kontak. Aku pribadi, tidak merasakan perih di mata saat membersihkan area mata. CDF ini hypoallergenic, jadi cocok untuk kulit sensitif. 


Kemasannya cukup besar karena hanya tersedia satu ukuran yaitu 500 ml. Tutupnya menggunakan pump sehingga bisa menghemat penggunaan. Aku biasa memakai 2 pump untuk sekali penggunaan. Pump CDF ini bisa dikunci kembali sehingga kamu tidak perlu khawatir akan tumpah. Walaupun, pada awalnya, aku nggak familiar dengan cara penguncian pump ini. Botolnya terbuat dari plastik tipis ramah lingkungan. 



Pasti sudah penasaran dengan harga? Kamu bisa mendapatkan CDF dengan harga IDR 190k saja. Jika dibandingkan dengan produk lain, CDF lah yang paling terjangkau dengan kualitas yang tidak kalah bagus. Produk ini sudah ada di Indonesia. Kamu bisa mendapatkannya di apotek-apotek (kalau aku beli di Guardian).


Micellar Water CDF ini memiliki aroma bunga yang cukup tajam. Lebih baik kamu cari testernya terlebih dahulu sebelum membeli. Tidak semua orang menyukai wangi bunga. Aku pribadi sangat suka wanginya karena memberikan efek segar dan relaks.


Berikut merupakan kandungan CDF: Aqua, Poloxamer 184, Glycerin, Peg-40 Hydrogenated Castor Oil, Sodium Benzoate, Parfum, Potassium Sorbate, Citric Acid, Disodium Edta, Paeonia Officinalis Flower Extract, Sodium Hydroxide.

Aku biasa pakai CDF pagi hari setelah mandi (sebelum menggunakan pelembab) dan sebelum tidur (setelah cuci muka, sebelum menggunakan krim malam). Sebenarnya, jika sudah menggunakan Micellar Water, kamu tidak perlu mencuci muka dengan sabun lagi. Tetapi, aku lebih memanfaatkan produk ini sebagai toner.

Beberapa reviewer lain bilang bahwa muka mereka tambah berminyak setelah pemakaian. Tipe kulitku memang berminyak tetapi tidak ada perubahan apa-apa (khususnya mengenai kadar minyak) setelah pemakaian produk.

Terimakasih sudah mampir!

Best,
Ayu

4 days DIY lemon toner challenge!


Hari pertama sampai hari kedua:

-Lemon setiap malam
-Pagi dan malam masih pake produk toner

Hari ketiga sampai hari keempat:
-Jeruk nipis setiap pagi dan malam
-Sudah tidak pakai toner lagi.

Tidak semua orang cocok menggunakan berbagai macam produk toner. Banyak sekali produk toner yang mengandung alkohol yang dapat membuat wajah sangat kering. Padahal akan lebih baik jika produk toner tidak mengandung alkohol. Produk toner tanpa alkohol cukup menguras kantong. Sekalinya ada yang murah, belum tentu cocok pada wajah. Berjerawat? Iritasi? Bisa saja terjadi jika salah memilih produk toner.

Do it yourself! Repot? Sedikit lebih repot. Makan waktu? Tidak beda jauh dengan durasi saat memakai produk toner. Hasil? Worth it.

Bahan apa saja yang dibutuhkan?
  1. Lemon atau jeruk nipis
  2. Air (dingin lebih nikmat)

Bagaimana cara membuatnya?
  1.      Cuci wajah dengan sabun pembersih sampai benar-benar bersih
  2.      Siapkan bahan
  3.      Peras irisan lemon dan tampung airnya
  4.      Jika tidak tahan perih, campurkan air lemon dengan sedikit air. Bagi kamu yang            tahan perih, tidak perlu dicampur air
  5.      Usapkan air lemon langsung ke wajah kamu secara merata. Usap terus terutama        pada bagian yang berjerawat
  6.      Diamkan kurang lebih selama 1 menit. Pada masa ini, kamu akan merasakan              sedikit gatal dan perih pada bagian jerawat dan kulit berpori-pori besar
  7.      Usap wajah dengan kapas kering (seperti menggunakan toner) secara merata
  8.      Usap wajah dengan kapas yang sudah diberi air. Air dingin akan membuat wajah          yang tadinya gatal dan perih akan lebih nyaman
  9.      Keringkan wajah dengan tissue atau handuk kering yang bersih


Lemon dan jeruk nipis sama-sama mengandung asam sitrat yang tinggi sehingga baik untuk kulit wajah. Selain meredakan jerawat, kedua jenis jeruk tersebut dapat mencerahkan wajah secara alami. Bagi kamu dengan wajah berminyak berbahagialah. Lemon dapat membantu mengurangi minyak berlebih pada wajah. Begitu kan fungsi toner?

Pada hari pertama, terdapat 3 jerawat besar pada wajah saya. Pada hari ke empat, semua jerawat sudah mengempis. Sekarang saya sedang menunggu kapan bekasnya akan menghilang sempurna.
Hari ke empat: Jerawat sudah mengering (lihat pada dahi dan atas bibir kiri)

Agar bekas jerawat menghilang lebih cepat jangan lupa scrubbing wajah kamu setidaknya 2 kali dalam seminggu. Saya scrubbing menggunakan ampas kopi.

Lalu kalau sudah terlanjur beli toner bagaimana? Ya pakai saja kalau kamu merasa sayang. Tapi pakai lah pada leher yang tidak sesensitif wajah. Leher juga penting diberi toner jika kamu menggunakan make up sampai leher. Diapakan lagi ya tonernya? Bisa kamu pakai buat bersihin meja atau pajangan meja. Kalau mau beramal, bisa dikasih ke temen kamu yang wajahnya tidak sesensitif kamu.


Berbagi itu indah!